AI summary
Perkembangan agen AI membutuhkan adopsi sistem pembayaran berbasis crypto. Protokol terbuka dan dialog antar organisasi penting untuk mendukung inovasi dalam pembayaran. Tanggung jawab dan keamanan dalam transaksi yang melibatkan agen AI menjadi perhatian utama dalam industri. Google dan PayPal memperkenalkan protokol pembayaran terbuka bernama Agentic Payments Protocol (AP2) yang ditujukan untuk agen AI yang tidak bisa menggunakan akun bank tradisional. Richard Widmann dari Google Cloud menjelaskan hambatan teknologi dan regulasi yang membuat agen AI tidak dapat menggunakan bank biasa. Protokol ini sudah didukung lebih dari 120 mitra dan diadopsi untuk memungkinkan transaksi crypto yang mesin-bisa-baca.PayPal memandang agen AI sebagai saluran perdagangan baru setelah evolusi dari offline ke online hingga mobile. May Zabaneh menekankan pentingnya stablecoin PYUSD sebagai lapisan pembayaran yang dapat diprogram dan global. Survei PayPal menunjukkan 95% pedagang mengenali lalu lintas agen AI, sementara hanya 20% pedagang yang sudah siap dengan katalog mesin-bisa-baca.Isu seperti tanggung jawab dalam transaksi salah oleh agen AI dan keamanan kunci pribadi menjadi perhatian utama. Widmann mengemukakan pentingnya multi-party custody agar agen tidak bisa bertindak sepihak. Mereka menyoroti tantangan utama yaitu mengintegrasikan agen AI ke dalam infrastruktur pasar modal dan pembayaran yang sudah ada saat ini.
Pengembangan AP2 dan dukungan dari Google serta PayPal menandai transformasi besar dalam cara kita memahami dan melakukan pembayaran digital. Namun, tantangan regulasi dan keamanan seperti tanggung jawab transaksi tetap harus diselesaikan agar teknologi ini dapat diadopsi secara luas dan dipercaya oleh pengguna.