TLDR
Dokumen mandat baru Yayasan Ethereum menjadi kontroversial di kalangan komunitas, dengan pro dan kontra mengenai kepemimpinan yayasan. Agen AI semakin berperan dalam transaksi online, dengan perusahaan seperti World dan Coinbase mengembangkan alat untuk mendukung hal ini. Pasar prediksi dapat dimanfaatkan oleh agen AI untuk meningkatkan efisiensi perdagangan dan memberikan keuntungan bagi pengguna. Ethereum Foundation meluncurkan dokumen mandat baru yang bertujuan menjelaskan peran mereka sebagai pengelola netral ekosistem Ethereum. Dokumen ini mendapatkan reaksi beragam dari komunitas; ada yang mengapresiasi nilai filosofisnya, ada juga yang merasa kurang praktis. Perdebatan ini menandai krusialnya momen bagi Ethereum yang kini memasuki fase kematangan dan pengembangan lebih lanjut.World menghadirkan AgentKit, toolkit yang memungkinkan agen AI membuktikan bahwa mereka didukung oleh manusia unik dengan menggunakan sistem identité World ID. Produk ini terintegrasi dengan protokol x402 yang dikembangkan oleh Coinbase dan Cloudflare untuk pembayaran mikro antar agen AI. Inovasi ini penting untuk mengamankan transaksi otomatis yang semakin banyak dilakukan oleh agen AI tanpa pengawasan manusia secara langsung.Para tokoh seperti Brian Armstrong dan Changpeng Zhao memprediksi bahwa transaksi internet akan didominasi oleh AI agen yang menggunakan dompet kripto tanpa perlu verifikasi bank tradisional. Sementara itu, Valory AG memperkenalkan Polystrat, agen AI yang secara otomatis berdagang di pasar prediksi untuk pengguna retail. Perkembangan ini menunjukkan pergeseran besar dalam ekonomi digital menuju otomasi penuh dan ekosistem agent-driven.