TLDR
Proyek SARCOS menunjukkan bahwa beton daur ulang dapat memiliki performa yang setara atau bahkan lebih baik dari beton konvensional. Menggunakan material daur ulang dapat membantu mengurangi dampak lingkungan akibat penggalian pasir. Inisiatif ini mendukung model ekonomi sirkular dengan memastikan bahwa material tetap dapat didaur ulang di masa depan. Para peneliti dari Universitas Cagliari dan Politecnico di Milano berhasil mengembangkan alternatif material konstruksi yang menggunakan beton daur ulang sebagai inti lantai. Melalui proyek SARCOS, mereka menggabungkan beton yang didaur ulang dengan pelat baja profil berkekuatan tinggi untuk menghasilkan panel lantai komposit yang kuat dan tahan lama.Pengujian secara penuh menunjukkan bahwa peningkatan kandungan beton daur ulang hingga 100 persen tidak mengurangi performa struktural panel. Inovasi ini membantu mengatasi krisis pasir global yang diperparah oleh penambangan pasir dari sungai dan endapan alami, serta mengurangi limbah reruntuhan bangunan yang biasanya dibuang.Rancangan ini mengutamakan siklus hidup yang penuh dan dapat didaur ulang kembali, dengan baja yang bisa dilelehkan serta beton reused yang digunakan lagi. Pendekatan ini membuka peluang untuk mengurangi dampak lingkungan industri konstruksi sekaligus menurunkan emisi karbon dari transportasi bahan bangunan.