TLDR
Meta dituduh melanggar hak cipta dalam pelatihan model AI Llama. Gugatan ini melibatkan beberapa penerbit besar dan seorang penulis terkenal. Meta berencana untuk melawan gugatan ini secara agresif. Meta menghadapi gugatan class action dari lima penerbit besar dan seorang penulis yang menuduh perusahaan menggunakan materi berhak cipta tanpa izin untuk melatih model AI Llama. Gugatan ini mengklaim Meta mengunduh karya dari situs bajakan serta dataset publik yang penuh konten bajakan. Hal ini menunjukkan potensi pelanggaran hak cipta secara besar-besaran dalam pengembangan kecerdasan buatan Meta.Para penggugat, termasuk Macmillan dan Scott Turow, menuduh Meta menyalin buku dan artikel jurnal secara berulang-ulang tanpa izin. Llama AI terbukti menghasilkan teks yang nyaris identik dengan materi asli tersebut. Sebuah putusan hakim sebelumnya menguntungkan Meta, namun hakim juga menyatakan bahwa ini bukan berarti pelatihan AI menggunakan konten berhak cipta adalah legal.Gugatan ini berpotensi mengubah cara perusahaan AI menggunakan karya berhak cipta untuk pelatihan model dan mendorong adanya mekanisme lisensi atau kompensasi yang lebih transparan. Meta menegaskan akan melawan tuntutan ini dengan alasan fair use, namun hasil akhir dapat berdampak besar pada industri AI dan perlindungan hak cipta kreator.