AI summary
Akselerator laser-plasma dapat mempertahankan polaritas partikel, yang penting untuk reaksi fusi. Penyelarasan spin meningkatkan kemungkinan reaksi fusi, sehingga meningkatkan efisiensi energi. Penelitian ini menunjukkan potensi akselerator kompak dalam fisika energi tinggi dan aplikasi ilmiah lainnya. Para peneliti dari Heinrich Heine University Düsseldorf dan Forschungszentrum Jülich berhasil membuktikan bahwa polarisasi partikel tetap terjaga selama akselerasi menggunakan teknologi laser-plasma. Hal ini merupakan yang pertama kali di dunia untuk metode akselerasi ini. Penelitian ini menggunakan Helium-3 yang dipolarisasi sebagai bahan uji.Akselerator laser-plasma menawarkan gradien akselerasi hingga 1.000 kali lebih tinggi dibandingkan akselerator konvensional yang besar dan mahal. Gas Helium-3 yang dipolarisasi dihasilkan di Forschungszentrum Jülich, kemudian dibawa ke GSI Helmholtzzentrum menggunakan laser PHELIX untuk akselerasi, dan dianalisis dengan detektor CR-39 untuk memastikan polarisasi tetap terjaga.Pemeliharaan polarisasi penting karena spin partikel mempengaruhi interaksi mereka, khususnya dalam reaksi fusi nuklir di mana penyelarasan spin dapat meningkatkan keluaran energi. Temuan ini membuka jalan bagi penggunaan teknologi akselerator laser-plasma yang lebih kecil dan murah dalam penelitian fusi nuklir, fisika partikel, dan pencarian partikel gelap.
Penemuan ini merupakan lompatan besar dalam teknologi akselerator karena membuktikan bahwa akselerasi ultracepat tidak harus mengorbankan sifat fundamental partikel seperti polarisasi. Ini akan memungkinkan pengembangan versi miniatur dari eksperimen fisika tinggi energi yang sebelumnya hanya bisa dilakukan di fasilitas besar, mempercepat inovasi dan eksplorasi ilmu fisika dasar.