Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mantan CEO eFishery Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Manipulasi Laporan Keuangan

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
News Publisher
29 Apr 2026
298 dibaca
1 menit
Mantan CEO eFishery Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Manipulasi Laporan Keuangan

AI summary

Gibran Huzaifah divonis 9 tahun penjara akibat manipulasi laporan keuangan eFishery.
Kasus ini terungkap berkat laporan dari whistleblower dan investigasi oleh FTI Consulting.
eFishery, yang merupakan startup unicorn, terlibat dalam penggelembungan dana sebelum kasus ini muncul.
Gibran Huzaifah, mantan CEO startup eFishery, divonis 9 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar terkait manipulasi laporan keuangan. Ia dinyatakan bersalah dalam kasus pencucian uang dan dilakukan bersama dua terdakwa lain oleh Pengadilan Negeri Bandung pada April 2026.Kasus ini bermula dari laporan whistleblower dan investigasi FTI Consulting yang menemukan indikasi pemalsuan pendapatan hampir USD 600 juta selama sembilan bulan tahun 2024. Berita dugaan fraud ini dipublikasikan DealStreetAsia di Desember 2024, setelah eFishery mendapat pendanaan seri D sebesar US$ 200 juta.Penyidikan dilakukan oleh Bareskrim Polri sejak awal 2024, mengungkap bahwa manipulasi dilakukan oleh mantan CEO dan CFO. Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut 10 tahun penjara, namun tetap menunjukkan keseriusan hukum dalam mengatasi korupsi dan fraud di startup.

Experts Analysis

Dr. Rina Wijayanti (Ahli Forensik Keuangan)
Kasus eFishery merupakan gambaran nyata pentingnya audit dan pengawasan menyeluruh, terutama pada startup yang mendapatkan dana besar dengan cepat. Penegakan hukum yang tegas dapat mendorong ekosistem startup yang lebih sehat di Indonesia.
Editorial Note
Kasus ini menunjukkan bahwa meskipun startup teknologi mendapatkan pendanaan besar, pengawasan internal dan eksternal sering kali masih lemah sehingga membuka celah untuk manipulasi laporan keuangan. Vonis yang dijatuhkan harus menjadi peringatan keras bagi manajemen startup lain agar menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel demi menjaga kepercayaan investor.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.