Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ketegangan Meningkat di Laut China Selatan: China Pamer Rudal Hipersonik Saat Latihan Militer Terbesar AS-Filipina-Jepang

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
28 Apr 2026
132 dibaca
1 menit
Ketegangan Meningkat di Laut China Selatan: China Pamer Rudal Hipersonik Saat Latihan Militer Terbesar AS-Filipina-Jepang

AI summary

Latihan Balikatan 2023 adalah yang terbesar dengan partisipasi lebih dari 16.000 personel.
Cina terus meningkatkan kemampuan militernya dengan pengujian misil hipersonik YJ-20 sebagai respons terhadap kegiatan militer AS.
Partisipasi Jepang dalam latihan militer menunjukkan perubahan dalam dinamika keamanan regional di Asia Timur.
China memperlihatkan kemampuan rudal hipersonik YJ-20 dalam latihan tembak langsung dari kapal penghancur Type 055 Zunyi. Video peluncuran dibagikan oleh PLA Navy tanpa menyebut waktu pelaksanaannya. Latihan militer tahunan Balikatan terbesar melibatkan lebih dari 16.000 personel dari AS, Filipina, dan Jepang.Laut China Selatan tetap menjadi titik krusial persaingan wilayah, dengan China mengklaim hampir 90 persen perairan dan membangun pangkalan militer di pulau-pulau buatan. Filipina, Vietnam, dan Brunei menentang klaim tersebut sementara AS melakukan operasi militer untuk menantang kehadiran China, termasuk partisipasi Jepang yang kini lebih aktif.Keterlibatan Jepang dalam latihan Balikatan dan ancaman militer China menunjukkan eskalasi ketegangan yang mungkin memicu perlombaan senjata baru. Di sisi lain, AS mengajukan rencana sistem interceptor rudal luar angkasa Golden Dome untuk menghadapi ancaman hipersonik, menandai peningkatan intensitas persaingan militer di kawasan Indo-Pasifik.

Experts Analysis

Michael O'Hanlon
Langkah China meluncurkan rudal hipersonik dan berani menantang latihan militer gabungan menunjukkan niat Beijing untuk menguasai wilayah strategis. Namun, hal ini juga memicu kebutuhan mendesak bagi AS untuk mempercepat pengembangan sistem pertahanan canggih agar menjaga keseimbangan kekuatan.
Bonnie Glaser
Partisipasi Jepang dalam latihan Balikatan memperdalam kemitraan keamanan di kawasan dan meningkatkan tekanan terhadap klaim agresif China. Ini mencerminkan pemahaman bersama dari negara-negara Indo-Pasifik bahwa ancaman China bukan hanya masalah bilateral tapi juga regional.
Editorial Note
Demonstrasi kemampuan rudal hipersonik China merupakan sinyal kuat bahwa Beijing semakin yakin dengan superioritas militernya di Laut China Selatan. Respon dari AS dan sekutunya dengan memperluas latihan militer menandakan perlombaan teknologi dan strategi yang semakin intens, yang berpotensi mengancam stabilitas kawasan jika tidak dikelola dengan diplomasi yang hati-hati.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.