Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

OpenAI dan Microsoft Putuskan Kerjasama Cloud dan Hapus Klausul AGI

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
27 Apr 2026
9 dibaca
1 menit
OpenAI dan Microsoft Putuskan Kerjasama Cloud dan Hapus Klausul AGI

AI summary

Kemitraan antara OpenAI dan Microsoft telah mengalami perubahan signifikan dengan penghapusan AGI clause.
OpenAI kini dapat melayani produk mereka di penyedia cloud lain, memungkinkan akses lebih luas ke pelanggan.
Perusahaan sedang berfokus pada pencarian keuntungan dengan memprioritaskan produk dan layanan yang lebih menguntungkan.
Perubahan besar terjadi dalam kemitraan OpenAI dan Microsoft dimana OpenAI sekarang dapat menyediakan produknya lewat cloud penyedia lain selain Microsoft Azure. Microsoft tetap menjadi mitra utama, tapi OpenAI punya kebebasan lebih besar mencari pelanggan enterprise di berbagai platform.Klausul AGI yang sebelumnya mengatur pembagian pendapatan dan hak IP hingga pencapaian kecerdasan umum dihapus, menggantikan kontrak lama dengan pembagian pendapatan yang dibatasi hingga tahun 2030 dan lisensi non-eksklusif hingga tahun 2032. Hal ini mengakhiri ketentuan jika AGI pernah diumumkan.Perubahan ini memberi kebebasan OpenAI untuk fokus ke profitabilitas dengan strategi baru, termasuk pengembangan inti seperti pasar enterprise dan fitur coding. Di sisi lain, Microsoft mempertahankan saham besar dan pendapatan terbatas, tetapi harus menghadapi persaingan yang makin terbuka.

Experts Analysis

Andrew Ng
Penghapusan klausul AGI menunjukkan bahwa perusahaan AI besar kini fokus pada penciptaan nilai praktis dan komersial daripada sekadar mengejar AGI sebagai milestone tunggal, ini mempercepat inovasi yang dapat diaplikasikan langsung.
Fei-Fei Li
Langkah ini adalah sinyal kematangan pasar AI yang cepat berubah dan kebutuhan untuk fleksibilitas dalam kebijakan kemitraan, agar perusahaan dapat berinovasi tanpa dibatasi oleh klausul lama yang tidak ditetapkan dengan jelas.
Editorial Note
Penghapusan klausul AGI dalam perjanjian ini menandai perubahan besar dalam dinamika kekuasaan di dalam hubungan Microsoft-OpenAI, memperlihatkan bahwa OpenAI ingin lebih mandiri dan siap mengambil risiko kompetitif dengan menyebarkan produknya di berbagai platform. Ini adalah langkah strategis cerdas dari OpenAI untuk membuka lebar peluang pendanaan dan mengurangi ketergantungan pada satu penyedia cloud, tetapi Microsoft tetap mempertahankan keuntungan dengan saham dan penghasilan terbatas hingga 2030.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.