Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

OpenAI Selesaikan Restrukturisasi, Jalin Kesepakatan Baru dengan Microsoft

Teknologi
Kecerdasan Buatan
TheVerge TheVerge
28 Okt 2025
287 dibaca
2 menit
OpenAI Selesaikan Restrukturisasi, Jalin Kesepakatan Baru dengan Microsoft

Rangkuman 15 Detik

OpenAI telah bertransisi menjadi Public Benefit Corporation untuk mengintegrasikan tujuan sosial.
Microsoft dan OpenAI memperjelas kesepakatan terkait hak atas teknologi pasca-AGI.
Elon Musk terlibat dalam konflik hukum terkait dengan kepemilikan dan kontrol OpenAI.
OpenAI akhirnya menyelesaikan proses restrukturisasi yang telah lama menjadi topik kontroversi. Perusahaan mengubah bagian usahanya menjadi sebuah public benefit corporation bernama OpenAI Group PBC, sementara entitas nonprofit kini bernama OpenAI Foundation dan memegang saham senilai sekitar 130 miliar dolar. Restrukturisasi ini dirancang untuk memastikan bahwa pihak nonprofit tetap memiliki kontrol dan keuntungan yang signifikan dari pengembangan AI. Perubahan ini datang setelah negoisasi ketat dengan pengacara negara bagian California dan Delaware, serta menghadapi gugatan hukum dari Elon Musk, salah satu pendiri OpenAI. Negoisasi ini berhasil menghasilkan restrukturisasi yang memungkinkan OpenAI untuk terus mengembangkan teknologi AI dengan dukungan penuh dari investor besar dan mitra strategis seperti Microsoft. Microsoft juga mengubah sahamnya menjadi sekitar 27%, menurunkan dari 32,5% sebelumnya, dan mengamankan hak atas teknologi OpenAI bahkan setelah pengembangan kecerdasan umum buatan atau AGI. Perjanjian ini juga menetapkan bahwa deklarasi AGI akan diverifikasi oleh panel ahli independen untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam pengelolaan teknologi AI yang sangat krusial. Dengan adanya investasi awal 25 miliar dolar yang difokuskan pada bidang kesehatan dan ketahanan AI, OpenAI Foundation berkomitmen menjaga kemanfaatan sosial dari perkembangan AI. Perusahaan juga mendapatkan tekanan waktu untuk menyelesaikan restrukturisasi agar tidak kehilangan investasi besar dari SoftBank senilai hingga 10 miliar dolar. Ke depan, restrukturisasi ini diharapkan mendorong pengembangan AI dengan pengawasan ketat dan keberlanjutan, sekaligus memperjelas hak dan tanggung jawab mitra seperti Microsoft. Hal ini membuka peluang baru untuk pengembangan teknologi yang bertanggung jawab dan manfaat sosial yang luas bagi manusia.

Analisis Ahli

Yoshua Bengio
Struktur baru ini penting agar keseimbangan antara inovasi dan tanggung jawab sosial dapat terjaga, terutama dalam pengembangan teknologi AGI yang sangat berisiko dan berdampak besar.
Fei-Fei Li
Kolaborasi antara nonprofit dan perusahaan publik ini dapat menjadi model bagi pengembangan AI yang berkelanjutan dengan fokus pada manfaat sosial serta akuntabilitas yang jelas.