TLDR
Partisipasi tenis di AS terus meningkat pasca-pandemi, mencapai 27,3 juta pemain. Ada lonjakan dalam partisipasi dari berbagai latar belakang, termasuk anak-anak dan wanita. USTA berkomitmen untuk mencapai tujuan partisipasi yang lebih tinggi dengan meningkatkan diversitas dalam olahraga ini. Partisipasi tenis di Amerika Serikat meningkat selama enam tahun berturut-turut, mencapai 27,3 juta pemain pada tahun 2025. Lonjakan ini dimulai sejak awal pandemi COVID-19 ketika tenis menjadi alternatif olahraga yang aman dan mudah diakses. Data terbaru mengonfirmasi tren positif dan memecahkan stigma tenis sebagai olahraga elit.Laporan USTA menunjukkan peningkatan besar pemain baru tenis hingga 4,9 juta pada 2025 yang didukung oleh survei dari Physical Activity Council Study dan PLAY Study. John McEnroe Tennis Academy juga berperan aktif dalam mengembangkan tenis di komunitas beragam dan kurang terlayani di New York City. Angka partisipasi meningkat signifikan di kalangan kulit hitam, Hispanik, Asia, dan perempuan.Peningkatan ini membuka peluang bagi tenis mencapai target 35 juta pemain pada tahun 2035 di AS. Pertumbuhan tersebut memberikan manfaat kesehatan fisik dan mental, serta membantu mempererat komunitas melalui olahraga. Program inklusif dan dukungan organisasi akan menjadi kunci dalam mempertahankan tren positif ini.