Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pragmata: Petualangan Sci-Fi Capcom dengan Tema Parentalitas dan AI

Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
News Publisher
22 Apr 2026
214 dibaca
1 menit
Pragmata: Petualangan Sci-Fi Capcom dengan Tema Parentalitas dan AI

AI summary

Pragmata mengeksplorasi hubungan antara manusia dan kecerdasan buatan dengan cara yang mendalam.
Game ini mengajak pemain untuk merenungkan nilai pengorbanan dalam parenting.
Pragmata berhasil menggabungkan elemen nostalgia dari game klasik dengan inovasi gameplay yang menarik.
Capcom meluncurkan Pragmata, game sci-fi bertema petualangan yang mengusung setting futuristik di pangkalan bulan dengan fokus pada hubungan antara astronaut Hugh dan android Diana. Game ini menampilkan narasi yang menyentuh isu parentalitas dan bahaya AI dalam masa depan teknologi tinggi.Game ini menonjolkan mekanik hacking sebagai elemen utama combat yang menambah kedalaman strategi dan memacu keseruan. Selain itu, durasi game yang relatif pendek tetapi padat memberikan pengalaman ringkas layaknya judul-judul klasik era Xbox 360/PS3.Pragmata mendapat sambutan positif dengan lebih dari satu juta kopi terjual dan membuka peluang bagi sekuel, sekaligus memperkuat diskusi tentang nilai pengorbanan dan hubungan manusia dengan teknologi melalui gameplay dan ceritanya.

Experts Analysis

David Jaffe
Pragmata menunjukkan bahwa ada ruang besar untuk game original dengan narasi kuat dan desain mekanik inovatif dalam pasar saat ini yang didominasi oleh franchise besar. Fokus pada hubungan emosional antara karakter sambil mengeksplorasi tema AI adalah langkah berani yang patut diapresiasi.
Amy Hennig
Kisah tentang parentalitas dalam konteks sci-fi memberikan kedalaman karakter yang sering hilang dalam genre ini, dan hal itu membuat Pragmata tidak hanya sekadar game aksi biasa, tapi juga sebuah pengalaman naratif yang bermakna.
Editorial Note
Pragmata berhasil menggabungkan elemen naratif yang dalam dan gameplay yang menarik dalam sebuah paket yang ringkas dan terfokus, yang cukup jarang di era game berorientasi live service. Namun, pendekatan linear dan tata bahasa yang terkadang canggung bisa menjadi titik lemah yang mungkin menurunkan daya tarik bagi sebagian pemain yang mencari pengalaman yang lebih kompleks atau terbuka.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.