TLDR
STRC mengalami pemulihan setelah tanggal ex-dividen, memungkinkan Strategy untuk melakukan pembelian bitcoin tambahan. Kenaikan harga bitcoin didorong oleh penutupan posisi short dan permintaan yang stabil di pasar. Strategi pendanaan melalui saham preferen menunjukkan ketahanan dan kekuatan perusahaan dalam berinvestasi di bitcoin. STRC yang merupakan saham preferen Strategy turun pada tanggal ex-dividen, namun bounce kembali mendekati nilai par $100 dalam waktu singkat. Ini penting karena saham harus kembali ke par untuk mendukung penerbitan saham baru melalui program ATM guna membeli lebih banyak bitcoin. Pada saat yang sama, harga bitcoin (BTC) naik dari sekitar $75.000 ke $79.000 setelah payout dividen, pertama kali terjadi dalam enam bulan terakhir.Strategy terus aktif membeli bitcoin dengan menggunakan hasil penerbitan saham STRC dan saham biasa melalui program ATM. Pembelian besar senilai 34,164 BTC dilakukan saat bitcoin masih di kisaran harga $75.000, sementara pasar menunjukkan indikasi short squeeze dari posisi short yang menutup sementara adanya premium harga bitcoin di Coinbase. Hal ini menunjukkan permintaan spot yang kuat meski sentimen bearish masih mendominasi di futures.Kembalinya harga saham STRC ke nilai par memungkinkan Strategy untuk mendanai pembelian bitcoin tambahan yang berpotensi memperkuat posisi perusahaan sebagai pemegang bitcoin publik terbesar. Risiko terdapat pada kemungkinan penurunan harga kripto akibat sentimen bearish dan perubahan pada funding rate futures, namun hingga kini situasi memicu rally bitcoin akibat short squeeze dan permintaan spot yang tinggi.