Strategi Stabilkan Dividen Saham Stretch STRC sebagai Alternatif Tabungan Kripto
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
01 Apr 2026
96 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
STRC mempertahankan tingkat dividen 11,5% setelah tujuh peningkatan selama hampir dua tahun.
SATA dari Strive berhasil mencapai nilai par untuk pertama kalinya, mendukung pembelian bitcoin tambahan.
Adopsi blockchain membawa perubahan pada pendekatan privasi yang digunakan dalam model pembelajaran mesin.
Strategy mempertahankan tingkat dividen 11,5% pada saham preferen Stretch (STRC) yang telah mengalami tujuh kali kenaikan sebelumnya. Harga saham STRC tetap dekat nilai par Rp 1.67 juta ($100) berkat volume rata-rata tertimbang mendekati Rp 166.92 juta ($99,95) . Hal ini menunjukkan stabilitas produk sekaligus daya tariknya sebagai instrumen pendapatan tetap bagi investor di pasar kripto.
STRC dikenal sebagai alternatif tabungan berimbal hasil tinggi dengan distribusi tunai bulanan dan dividen yang disesuaikan untuk menjaga harga saham agar tidak menyimpang jauh dari nilai par. Perusahaan membeli lebih dari 1,000 BTC dan saham baru pulih ke nilai par sekitar 12 hari setelah tanggal ex dividen. Di sisi lain, Strive dengan produk SATA juga berhasil mencapai nilai par dan menggunakan program ATM untuk menambah pembelian Bitcoin.
Pergerakan saham preferen ini penting bagi investor dan pasar kripto karena menunjukkan bagaimana perusahaan dapat mendukung harga saham dan jumlah dividen sambil terus mengakumulasi Bitcoin. Sementara itu, tantangan privasi data blockchain menjadi fokus riset, terutama saat adopsi teknologi AI berkembang, menguji keandalan model privasi berbasis obfuscation.
Analisis Ahli
Andreas Antonopoulos
Produk saham preferen yang terkait Bitcoin seperti STRC dan SATA adalah inovasi penting dalam menggabungkan pendapatan tetap dengan aset kripto, tapi volatilitas pasar tetap menjadi risiko utama yang harus diperhatikan investor secara serius.Laura Shin
Penyesuaian dividen bulanan untuk menjaga harga saham dekat nilai par menunjukkan manajemen risiko yang baik. Namun, perusahaan harus transparan dan adaptif terhadap fluktuasi pasar kripto yang sangat dinamis.
