TLDR
Navigasi kuantum dapat menjadi solusi untuk masalah ketidakakuratan GPS di daerah konflik. Sistem navigasi kuantum memiliki keunggulan akurasi yang lebih tinggi dibandingkan sistem navigasi inersia. Pengembangan teknologi kuantum seperti yang dilakukan oleh Q-CTRL memiliki potensi pasar miliaran dolar. Navigasi kuantum kini menjadi teknologi nyata yang menawarkan alternatif akurat bagi GPS, terutama di zona konflik di mana GPS rentan diretas. Q-CTRL, sebuah startup asal Australia, telah mengembangkan sistem navigasi kuantum portabel berukuran seukuran roti yang mampu beroperasi tanpa GPS.Sensor kuantum mendeteksi perubahan medan magnet dan gravitasi bumi yang merupakan fitur unik dan stabil di sekitar kita. Kombinasi sensor ini dengan software AI memungkinkan sistem untuk mengekstrak sinyal penting dan menahan gangguan, sehingga akurasi navigasi mencapai 100 kali lebih baik dari sistem inersial tradisional.Teknologi ini memungkinkan navigasi yang andal di kondisi tanpa satelit, malam hari, maupun kondisi cuaca buruk. Dengan potensi pengaplikasian di drone besar dan kemungkinan mengembangkan sistem lebih kecil, navigasi kuantum diprediksi akan menjadi standar baru di bidang militer, penerbangan, dan pengiriman.