Xbox Turunkan Harga Game Pass Setelah Akui Layanan Terlalu Mahal
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
21 Apr 2026
244 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Xbox Game Pass Ultimate dan PC Game Pass mengalami penurunan harga.
Judul Call of Duty baru tidak akan tersedia di Game Pass pada saat peluncuran.
Microsoft berusaha untuk lebih responsif terhadap masukan dari komunitas pemain.
Xbox menurunkan harga langganan Game Pass Ultimate dari Rp 500.83 miliar ($29,99 m) enjadi Rp 38.39 juta ($22,99) per bulan dan PC Game Pass dari Rp 275.38 miliar ($16,49 m) enjadi Rp 233.63 miliar ($13,99 m) ulai hari ini. Hal ini dilakukan setelah CEO Xbox Asha Sharma mengakui bahwa harga layanan tersebut terlalu tinggi bagi banyak pemain.
Penurunan harga ini dipengaruhi oleh perubahan strategi terkait game Call of Duty, yang kini tidak lagi tersedia secara langsung di Game Pass saat peluncurannya, melainkan akan hadir sekitar satu tahun kemudian. Game Call of Duty lama tetap bisa dimainkan melalui layanan Game Pass.
Dengan penyesuaian harga dan strategi konten ini, Microsoft berharap bisa membuat layanan Game Pass menjadi lebih terjangkau dan menarik lebih banyak pengguna, sekaligus mempertahankan akses ke Xbox Cloud Gaming di semua paket.
Analisis Ahli
Andrew Webster (The Verge)
Penurunan harga ini menunjukkan keseimbangan antara menjaga keuntungan dan memberikan nilai yang lebih baik untuk pelanggan. Microsoft melakukan penyesuaian penting untuk memperbaiki strategi monetisasi mereka di sektor langganan game.

