Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

LazerBuzz Tingkatkan Jangkauan Laser untuk Melawan Ancaman Drone Hingga 1,5 Km

Sains
Fisika dan Kimia
News Publisher
15 Apr 2026
26 dibaca
1 menit
LazerBuzz Tingkatkan Jangkauan Laser untuk Melawan Ancaman Drone Hingga 1,5 Km

AI summary

LazerBuzz telah meningkatkan jangkauan sistem laser counter-drone mereka menjadi 1,5 kilometer.
Sistem ini menggunakan teknologi laser ytterbium untuk menghancurkan komponen drone secara fisik.
Meskipun ada kemajuan, masih ada tantangan dan kekurangan informasi yang signifikan mengenai kinerja sistem dalam situasi nyata.
LazerBuzz mengumumkan bahwa sistem laser counter-drone mereka kini mampu menghancurkan drone tipe pesawat pada jarak 1,5 kilometer menggunakan teknologi laser ytterbium terfokus. Update ini merupakan bagian dari Project Posokh yang terus dikembangkan untuk menghadirkan solusi pertahanan berbasis energi terarah terhadap ancaman drone kecil.Sistem ini bekerja dengan membakar komponen drone secara fisik, berbeda dari pendekatan disruption elektronik. Integrasi radar dan sensor akustik membantu mendeteksi dan melacak drone secara akurat dengan kemampuan engagement yang meningkat, termasuk kecepatan serang yang dilaporkan mencapai setengah detik hingga tiga detik.Meskipun klaim jarak tembak dan kecepatan engagement menjanjikan, belum ada data uji independen yang mendukung konsistensi kinerja di lapangan. Faktor cuaca, akurasi tracking, dan kelincahan drone menjadi tantangan utama yang harus diatasi agar sistem ini bisa diandalkan dalam operasi militer nyata.

Experts Analysis

Dr. Ivan Petrov (Ahli Sistem Pertahanan Laser)
Kemajuan jangkauan sistem ini merupakan tanda positif, namun variabel lingkungan dan kecepatan drone menjadi tantangan besar yang belum sepenuhnya terpecahkan. Integrasi radar dan sensor akustik sangat penting untuk mengatasi keterbatasan laser yang bergantung pada paparan energi dalam waktu tertentu.
Editorial Note
Walaupun klaim LazerBuzz tampak menjanjikan, kurangnya data uji coba independen membuat klaim tersebut harus diterima dengan skeptisisme. Fokus pada pengembangan sensor dan integrasi sistem menunjukkan bahwa pertahanan laser masih bergantung pada teknologi pendukung untuk memastikan efektivitas dalam kondisi medan tempur yang sebenarnya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.