TLDR
Risiko runtuhnya sarkofagus di Chernobyl dapat menyebabkan pelepasan radiasi yang berbahaya. Konflik militer di sekitar Chernobyl telah memperburuk situasi keselamatan di lokasi tersebut. NSC yang dirancang untuk melindungi sarkofagus kini menghadapi tantangan akibat kerusakan yang disebabkan oleh serangan drone. Laporan Greenpeace menyatakan bahwa sarung pelindung dalam reaktor Chernobyl berisiko runtuh secara tidak terkendali karena kerusakan struktural dan aktivitas militer terbaru. Sarcophagus mengandung sekitar 200 ton bahan radioaktif yang sangat berbahaya. Kerusakan ini memperbesar potensi pelepasan bahan radioaktif ke lingkungan sekitar dan lintas negara.New Safe Confinement (NSC), struktur pelindung luar modern seberat 36.000 ton, mengalami kerusakan akibat serangan drone Rusia pada tahun 2025 yang menembus pelindung eksternal. Sistem ventilasi dan pengelolaan tekanan yang penting untuk mengendalikan radioaktivitas menjadi terganggu. Upaya perbaikan dan pembongkaran Sarcophagus dengan teknologi robotik saat ini terhambat karena kondisi perang aktif.Risiko keruntuhan Sarcophagus yang tidak terkendali dapat menyebabkan pelepasan debu radioaktif dalam jumlah besar yang membahayakan wilayah sekitar secara lingkungan dan kesehatan. Situasi konflik yang sedang berlangsung membuat tindakan teknis mitigasi hampir tidak mungkin dilakukan. Ini membutuhkan perhatian segera untuk mencegah krisis radiasi yang lebih luas.