Popularitas Saham STRC Meningkat, Perusahaan Baru Sambut Yield Tinggi Bitcoin
Finansial
Mata Uang Kripto
15 Apr 2026
119 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
STRC adalah sekuritas yang menawarkan dividen tinggi dan eksposur kepada bitcoin.
Perdagangan STRC melonjak, menunjukkan minat yang besar dari perusahaan dan protokol DeFi.
Harga STRC turun setelah ex-dividen, yang berdampak pada strategi penerbitan saham baru oleh perusahaan.
STRC adalah saham yang diterbitkan oleh Strategy, perusahaan pemegang bitcoin terbesar yang memberikan dividen tahunan 11,5%, didukung oleh pembelian bitcoin menggunakan dana hasil penjualan saham tersebut. Popularitas saham ini memuncak dengan rekor volume perdagangan Rp 26.72 triliun ($1,6 miliar) dalam satu hari. Penurunan harga saham ini di bawah nilai par menyebabkan penghentian sementara penjualan saham baru oleh perusahaan.
Berbagai perusahaan seperti Saturn Credit, Apyx, dan BitStrategy serta protokol DeFi mulai mengakumulasi STRC sebagai sumber yield dan eksposur tidak langsung ke bitcoin. Tokenisasi STRC juga berkembang pesat, terutama di jaringan Ethereum dan platform Pendle yang memungkinkan perdagangan dan pemisahan hasil dari aset dasar. Ini menunjukkan bagaimana STRC menjadi dasar produk keuangan baru dengan leverage dan tokenisasi.
Fenomena ini menandai tren baru dalam keuangan yang menggabungkan eksposur kripto dengan imbal hasil stabil melalui produk sekuritas. Meski begitu, pergerakan harga di bawah par memberikan sinyal perlunya manajemen risiko yang ketat. Ke depan, STRC dan produk turunan lainnya diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan dan inovasi dalam ekosistem keuangan kripto dan tradisional.
Analisis Ahli
Andreas Antonopoulos
Menggunakan saham dengan eksposur bitcoin dan yield tinggi bisa menjadi jembatan yang penting antara pasar tradisional dan kripto, namun investor harus tetap memahami risiko harga dan likuiditas yang melekat.Elizabeth Stark
Tokenisasi instrumen keuangan seperti STRC memberi peluang besar untuk inovasi dalam keuangan terdesentralisasi, tapi perlu pengawasan agar pasar tetap stabil dan transparan.
