Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kompromi Stabilcoin Jadi Kunci Kemajuan RUU Aset Digital di Senat AS

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (2h ago) cryptocurrency (2h ago)
14 Apr 2026
50 dibaca
1 menit
Kompromi Stabilcoin Jadi Kunci Kemajuan RUU Aset Digital di Senat AS

Rangkuman 15 Detik

Ada kemajuan dalam negosiasi terkait Digital Asset Market Clarity Act di Senat.
Isu yield pada stablecoin dianggap sebagai masalah penting yang harus diselesaikan sebelum melanjutkan ke isu lainnya.
Tanggapan dari bankir terhadap stablecoin bervariasi, tergantung pada seberapa dekat mereka dengan teknologi tersebut.
RUU Digital Asset Market Clarity Act menghadapi hambatan utama terkait perselisihan soal yield dari stablecoin di Senat AS. Patrick Witt dari Dewan Penasihat Digital Aset Gedung Putih menyatakan kompromi mengenai isu yield ini sedang dipertahankan agar pembahasan dapat dilanjutkan. Perdebatan ini muncul karena kekhawatiran bank bahwa stablecoin yield dapat mengancam basis deposito mereka. Selain isu yield, ada beberapa poin lain yang menjadi fokus negosiasi, seperti perlindungan terhadap aktivitas ilegal di DeFi dan pelarangan pejabat pemerintah, terutama Donald Trump, dari mendapat keuntungan dari kripto. White House dan American Bankers Association saling adu argumen mengenai potensi ancaman stablecoin yield terhadap sektor perbankan. Negosiasi di balik layar terus berjalan untuk menyelesaikan berbagai isu ini. Apabila kompromi saat ini berhasil dan RUU dapat lolos tahap markup di Komite Perbankan Senat, regulasi aset digital akan menjadi lebih jelas dan terstruktur. Hal ini penting guna menjembatani kepentingan sektor perbankan dan industri kripto sekaligus melindungi kestabilan keuangan nasional. Patrick Witt optimis masalah besar sudah mulai teratasi dan pembahasan akan segera maju.

Analisis Ahli

Patrick Witt
Pendekatan kompromi yang sedang diupayakan dapat menciptakan dasar yang kuat bagi regulasi kripto yang bertanggung jawab dan inklusif di AS.
American Bankers Association
Potensi risiko stabilitas keuangan perlu menjadi pertimbangan serius dalam memberikan izin yield stablecoin agar tidak merugikan sistem perbankan tradisional.