Aave Putuskan Kontroversi: Semua Pendapatan Kembali ke Komunitas DAO
Finansial
Mata Uang Kripto
13 Apr 2026
264 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Aave telah mengalihkan semua pendapatan produk kembali ke DAO, memperkuat posisi token AAVE.
Proposal ini mengatasi masalah 'value leakage' yang sebelumnya menjadi kontroversi.
Aave berambisi untuk menjadi jaringan finansial yang dapat diintegrasikan oleh berbagai institusi keuangan.
Aave mengesahkan proposal penting 'Aave Will Win' yang mengalihkan 100% pendapatan produk ke DAO dan mengonsolidasikan hak ekonomi pada token AAVE. Proposal ini melewati voting komunitas dengan dukungan luas setelah kontroversi terkait pengalihan biaya swap ke eksternal.
Aave Labs menerima alokasi dana Rp 417.50 miliar ($25 juta) dan 5.000 token AAVE senilai sekitar Rp 113.56 miliar ($6,8 juta) untuk kegiatannya. Protokol juga memperkenalkan fitur baru di Aave V4 untuk menghasilkan pendapatan tambahan serta menyasar pengalaman pengguna fintech melalui Aave App dengan perlindungan akun dan produk kartu.
Langkah ini menandakan konsolidasi kekuatan di tangan token holder, menutup celah value leakage, dan mempersiapkan Aave untuk ekspansi besar dari TVL Rp 668.00 triliun ($40 miliar) menuju Rp 16.70 quadriliun ($1 triliun) . Ke depannya, Aave diposisikan sebagai jaringan finansial terbuka bagi institusi dan fintech.
Analisis Ahli
Stani Kulechov
Menekankan bahwa pengendalian penuh oleh token holder dan menghilangkan 'value leakage' adalah kunci untuk keberlangsungan dan ekspansi Aave di masa depan.
