Elon Musk Luncurkan XChat, Saingan WhatsApp dengan Jaminan Privasi Tinggi
Teknologi
Keamanan Siber
13 Apr 2026
117 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
XChat adalah aplikasi baru yang diluncurkan oleh Elon Musk dengan fokus pada privasi pengguna.
Aplikasi ini menawarkan berbagai fitur yang mirip dengan WhatsApp, termasuk enkripsi dari ujung-ke-ujung.
WhatsApp menanggapi kritik Musk dengan menegaskan keandalan sistem enkripsi mereka.
Elon Musk meluncurkan aplikasi pesan baru bernama XChat yang sebelumnya adalah fitur DM di media sosial X. XChat kini hadir sebagai aplikasi independen dengan dukungan enkripsi ujung-ke-ujung dan fitur-fitur pintar seperti mengedit dan menghapus pesan, serta memblokir tangkap layar.
Aplikasi ini menyediakan fasilitas grup chat hingga 481 anggota tanpa iklan dan tanpa pelacakan, sehingga pengguna dijanjikan privasi penuh. Peluncuran ini beriringan dengan kritik Musk terhadap WhatsApp yang dianggap tidak dapat dipercaya terutama terkait klaim enkripsi ujung-ke-ujung.
WhatsApp membantah tuduhan tersebut dan menegaskan mereka telah menggunakan protokol Signal selama lebih dari satu dekade. Persaingan ini diprediksi akan meningkatkan inovasi di aplikasi pesan singkat dan memberi pilihan lebih banyak bagi pengguna, terutama di segmen iPhone dan iPad.
Analisis Ahli
Bruce Schneier (Pakarnya Keamanan Siber)
Langkah Elon Musk meluncurkan XChat dengan enkripsi ujung-ke-ujung adalah hal positif untuk meningkatkan kompetisi di ranah privasi digital, namun tantangannya adalah memastikan implementasi enkripsi tersebut benar-benar aman dan tidak memiliki celah.Moxie Marlinspike (Pendiri Signal)
XChat yang menggunakan enkripsi ujung-ke-ujung harus mengikuti standar protokol yang ketat agar benar-benar dapat memberikan keamanan maksimal dan privasi kepada penggunanya seperti yang dilakukan Signal selama ini.

