Dominasi Mobil Listrik China di Eropa Tekan Jepang dan Korea Selatan
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
13 Apr 2026
217 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Mobil listrik Cina semakin mendominasi pasar Eropa.
BYD telah mengalahkan Tesla dalam penjualan di Eropa untuk kedua bulan berturut-turut.
Ekspor mobil dari Uni Eropa ke Cina mengalami penurunan yang signifikan.
Pengiriman mobil listrik China ke Eropa melonjak tajam pada 2025, melewati 1 juta unit untuk pertama kalinya. Data dari ACEA menunjukkan impor mobil China ke Uni Eropa naik 30,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menandai lonjakan signifikan dan penguatan posisi mobil listrik China di pasar Eropa.
Nilai impor mobil China ke Eropa hanya naik 4% menjadi €13,7 miliar, yang mengindikasikan mobil China dijual dengan harga lebih rendah. Pangsa pasar mobil China di Eropa naik menjadi 7%, sementara Jepang dan Korea Selatan stagnan di 4% dan 3%. BYD juga melebihi Tesla dalam penjualan bulan Februari 2025.
Sementara itu, ekspor mobil penumpang Eropa ke China merosot drastis 43% dalam nilai dan 42,8% dalam volume pada tahun sebelumnya. Hal ini memperlihatkan ketatnya kompetisi di pasar otomotif global, dengan China semakin mendominasi pasar mobil listrik Eropa dan Eropa kehilangan pangsa pasar di China.
Analisis Ahli
Prof. Ahmad Rizal (Pakarnya Ekonomi Otomotif)
Dominasi mobil listrik China di pasar Eropa mencerminkan kombinasi keunggulan biaya produksi dan agresivitas strategi pasar yang sangat efektif, yang membuat pemain lama harus mengubah model bisnisnya secara drastis.Dr. Lina Maharani (Analis Industri Mobil Global)
Penurunan ekspor mobil Eropa ke China menunjukkan risiko berlebihan bergantung pada pasar tertentu dan menekankan pentingnya diversifikasi ekspor serta inovasi berkelanjutan di sektor otomotif.


