Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Iran Gunakan Bitcoin dan Stablecoin untuk Atur Tol Kapal di Selat Hormuz

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
09 Apr 2026
10 dibaca
1 menit
Iran Gunakan Bitcoin dan Stablecoin untuk Atur Tol Kapal di Selat Hormuz

AI summary

Iran kini menggunakan cryptocurrency untuk menghindari sanksi internasional.
IRGC memiliki jaringan yang kompleks untuk memfasilitasi perdagangan menggunakan cryptocurrency.
Stablecoin menjadi alat penting bagi Iran dalam perdagangan global, terutama dalam sektor energi.
Iran secara resmi mulai menerima pembayaran tol kapal menggunakan Bitcoin dan stablecoin di Selat Hormuz untuk kapal kargo minyak. Langkah ini dikonfirmasi oleh pejabat Iran dan diperkuat oleh data dari Chainalysis yang menunjukkan jaringan kompleks terkait IRGC dalam aktivitas perdagangan lintas batas.Jaringan crypto ini melibatkan transfer besar-besaran, misalnya pendanaan IRGC ke Houthi mencapai lebih dari 178 juta USD dan pembelian senjata dari Rusia hampir mencapai satu miliar USD. Sistem ini memungkinkan Iran menghindari sanksi perbankan dan risiko inflasi mata uang lokal seperti Rial dan Toman.Penggunaan stablecoin USD mempermudah perdagangan global tanpa menggunakan bank tradisional dan membuka potensi munculnya chokepoint baru di Bab-al-Mandeb. Hal ini menimbulkan risiko geopolitik baru dan tantangan pengawasan serta regulasi di ranah cryptocurrency.

Experts Analysis

Andrew Fierman
Penggunaan cryptocurrency memudahkan Iran melakukan perdagangan global tanpa bergantung pada sistem perbankan tradisional dan memanfaatkan likuiditas yang tersedia tanpa perlu melalui bursa formal.
Tom Keatinge
USD-backed stablecoins menjadi metode pembayaran penting yang berpotensi menghindarkan pengguna dari intervensi regulasi Barat, meskipun risiko intervensi tersebut tetap ada tapi rendah.
Lee Reiners
Jika Iran mengadopsi stablecoin seperti USD1, hal ini bisa menciptakan insentif finansial yang unik bagi pemerintahan AS untuk mempertimbangkan pelonggaran sanksi.
Editorial Note
Iran menggunakan teknologi cryptocurrency dengan sangat strategis untuk melemahkan dampak sanksi internasional yang panjang dan ketat. Pendekatan mereka bukan sekadar bertransaksi ilegal, melainkan membangun ekosistem yang cukup canggih yang sulit diputus hanya dengan pembatasan perbankan konvensional.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.