Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Iran dan Oman Rancang Protokol Selat Hormuz, Harga Minyak dan Kripto Terpengaruh

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (4h ago) investment-and-capital-markets (4h ago)
02 Apr 2026
174 dibaca
1 menit
Iran dan Oman Rancang Protokol Selat Hormuz, Harga Minyak dan Kripto Terpengaruh

Rangkuman 15 Detik

Iran dan Oman sedang bekerja sama untuk meningkatkan keamanan lalu lintas di Selat Hormuz.
Pernyataan Trump berdampak pada harga minyak dan cryptocurrency.
Fluktuasi harga Bitcoin dan ether mencerminkan respon pasar terhadap berita geopolitik.
Iran dan Oman sedang merancang protokol untuk mengelola lalu lintas kapal di Selat Hormuz sebagai upaya koordinasi guna memastikan keselamatan pelayaran tanpa pembatasan. Laporan ini muncul saat ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat meningkat, yang memicu kekhawatiran akan gangguan pengiriman minyak global. Sebagai respons, harga minyak WTI sempat naik mendekati 115 dolar per barel namun kemudian turun sekitar 5 dolar setelah kabar protokol ini tersebar. Bitcoin dan Ether juga mengalami penurunan sekitar 3% dalam 24 jam terakhir, sejalan dengan saham perusahaan kripto seperti Coinbase dan Robinhood. Protokol yang diusulkan bertujuan untuk memudahkan dan menjamin keselamatan pelayaran, bukan untuk mengendalikan jalur tersebut. Namun, ancaman Presiden Trump yang akan memberikan tindakan keras terhadap Iran tetap menjadi faktor ketidakpastian yang dapat mempengaruhi pasar minyak dan aset digital ke depannya.

Analisis Ahli

Faisal Islam (jurnalis ekonomi senior)
Ini adalah contoh nyata bagaimana isu geopolitik langsung berdampak pada pasar finansial dan energi. Pasar perlu mengantisipasi risiko yang masih melekat meskipun ada langkah-langkah mitigasi seperti protokol tersebut.