Artemis II NASA Pecahkan Rekor Jarak Terjauh Manusia dari Bumi Menuju Bulan
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
07 Apr 2026
28 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Misi Artemis II menandai kembali NASA ke eksplorasi luar angkasa berawak setelah lebih dari lima dekade.
Astronaut Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen menciptakan sejarah dengan menjadi yang pertama dalam kategori mereka mengelilingi bulan.
Misi ini bertujuan untuk mengumpulkan data penting untuk misi Artemis yang akan datang, termasuk pendaratan di bulan.
Misi Artemis II NASA berhasil melampaui rekor manusia terjauh dari Bumi dengan melewati jarak 248.1054.12 km (655 mil) yang sebelumnya dipegang oleh Apollo 13. Empat astronaut termasuk astronot Kanada Jeremy Hansen mengitari Bulan dengan pesawat Orion dalam durasi misi selama 10 hari. Pesawat Orion memasuki wilayah pengaruh gravitasi Bulan dan menjalani lintasan free-return yang aman.
Setelah meluncur dari Kennedy Space Center, Orion melakukan burn translunar injection dan memasuki orbit tinggi untuk pengecekan sistem sebelum melanjutkan perjalanan. Komunikasi dialihkan ke Deep Space Network dan aktivitas kru meliputi pilot manual, pemeriksaan sistem, serta pengamatan permukaan Bulan bagian jauh. Misi juga menghadapi fase blackout komunikasi selama 40 menit saat di sisi jauh Bulan.
Misi ini menjadi ujian nyata sistem Orion pada kondisi luar angkasa jauh dengan awak manusia, sekaligus pencapaian simbolis dalam komunikasi jarak jauh. Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar untuk misi Artemis berikutnya termasuk pendaratan berawak dan eksplorasi jangka panjang. Splashdown diperkirakan di Pasifik dekat San Diego sebagai penutup misi.
Analisis Ahli
Dr. Robert Zubrin
Keberhasilan Artemis II adalah momen penting yang menunjukkan bahwa misi Mars berawak kini semakin nyata dengan teknologi yang terus matang, terutama dalam hal sistem life support dan navigasi.Dr. Anita Sengupta
Misi ini memperlihatkan perkembangan signifikan dalam mengelola risiko dan otonomi dalam penerbangan luar angkasa, yang sangat vital untuk misi eksplorasi manusia ke luar BULAN.


