Reaktor Surya Cambridge Mengubah Plastik dan Asam Baterai Jadi Hidrogen Bersih
Sains
Iklim dan Lingkungan
06 Apr 2026
80 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Inovasi ini menunjukkan potensi solusi sirkular dengan mengubah satu bentuk limbah menjadi sumber daya.
Reaktor tenaga surya dapat mengolah berbagai jenis plastik, termasuk yang sulit didaur ulang.
Penggunaan asam dari baterai bekas sebagai bahan baku dalam proses daur ulang mengurangi limbah berbahaya.
Peneliti di Universitas Cambridge mengembangkan reaktor bertenaga surya yang mengubah limbah plastik sulit didaur ulang menjadi hidrogen dan bahan kimia industri menggunakan asam bekas baterai mobil. Sistem menggunakan fotokatalis khusus yang tahan asam untuk memecah plastik menjadi bahan kimia kecil dan kemudian mengubahnya menjadi produk bernilai.
Reaktor memanfaatkan asam bekas dari baterai mobil yang biasanya dibuang setelah proses penanganan limbah, sehingga mengurangi limbah berbahaya sekaligus meningkatkan efisiensi produksi hidrogen. Teknologi ini bekerja dengan baik pada berbagai jenis plastik termasuk nylon dan poliuretan yang sulit diolah dengan metode konvensional dan mampu beroperasi lebih dari 260 jam tanpa penurunan performa.
Pendekatan ini menawarkan solusi sirkular yang menggabungkan pengurangan polusi plastik dan pemanfaatan limbah asam baterai sebagai input proses. Jika dikembangkan lebih lanjut, teknologi ini dapat menjadi alternatif daur ulang yang lebih murah dan berkelanjutan, membantu mengatasi tantangan limbah global dan menyediakan bahan bakar bersih.
Analisis Ahli
Erwin Reisner
Teknologi ini menunjukkan bagaimana limbah bisa menjadi sumber daya berharga dan menggarisbawahi pentingnya pendekatan sirkular dalam pengelolaan limbah plastik dan zat berbahaya.


