Ikan Shellear Afrika: Juara Memanjat Tebing Air Terjun dengan Kait Sirip Unik
Sains
Iklim dan Lingkungan
05 Apr 2026
331 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Ikan shellear memiliki kemampuan mendaki dinding batu yang luar biasa.
Penelitian tentang ikan ini mengungkapkan pentingnya istirahat dalam proses pendakian.
Meskipun bukan satu-satunya ikan yang dapat mendaki, ikan shellear baru saja didokumentasikan secara ilmiah di Afrika.
Ikan shellear dari Kongo, Afrika, baru saja didokumentasikan secara ilmiah sebagai spesies yang dapat memanjat tebing air terjun setinggi 50 kaki. Meskipun sudah dikenal oleh masyarakat lokal selama 50 tahun, penemuan ini merupakan yang pertama secara resmi dan dilakukan oleh peneliti dari Université de Lubumbashi.
Ikan ini menggunakan kait kecil di siripnya yang disebut unculi, serta adaptasi khusus pada sirip dan kerangka, untuk memanjat dinding air terjun secara perlahan dan penuh istirahat. Perjalanan memanjat ini bisa memakan waktu sekitar 10 jam dengan jeda yang panjang antara gerakan memanjat.
Penemuan ini membuka wawasan tentang adaptasi evolusi unik di Afrika dan kemungkinan alasan ikan ini memanjat seperti pengurangan predator atau mencari makanan yang lebih baik. Studi ini juga menginspirasi penelitian lebih dalam tentang kehidupan dan konservasi ikan-shellear dan ekosistem air terjun.
Analisis Ahli
Pacifique Kiwele Mutambala
Penemuan ini menegaskan pentingnya eksplorasi lapangan dan dokumentasi ilmiah di kawasan lokal yang secara tradisional dianggap sudah diketahui masyarakat setempat, sekaligus membuka cakrawala baru dalam biologi ikan Afrika.


