TLDR
Perusahaan perlu membangun 'semantic highway' untuk memaksimalkan potensi AI. Data yang bersih dan terstruktur sangat penting untuk keberhasilan implementasi AI. Graf pengetahuan dapat membantu perusahaan memahami dan menghubungkan data yang tersebar di berbagai sistem. Inti artikel menyatakan bahwa keberhasilan proyek AI di perusahaan sangat bergantung pada kualitas dan konsistensi data yang menjadi dasarnya. Meskipun teknologi dan model AI sangat canggih, tanpa data yang terintegrasi dan bersih, AI hanya akan berjalan di jalan berlumpur dan gagal memberikan hasil terbaik.Fakta pendukung termasuk contoh Siemens yang menggabungkan data ERP dan menggunakan Celonis untuk menganalisis proses, serta Maersk yang memanfaatkan data terstruktur lewat platform TradeLens. Pengelolaan data yang baik dengan penerapan pembersihan otomatis, graph pengetahuan, dan mining proses sangat membantu meningkatkan kinerja AI.Implikasi utamanya adalah perusahaan yang mengembangkan jalan raya semantik atau infrastruktur data terpadu akan lebih mudah menerapkan AI lebih cepat, lebih murah, dan hasilnya dapat diandalkan. Sebaliknya, tanpa infrastruktur ini, perusahaan berisiko tertinggal karena AI yang dijalankan kurang efektif dan tidak memberikan nilai bisnis yang signifikan.