Misi Artemis II NASA: Menguji Penerbangan Manusia ke Bulan Setelah 50 Tahun
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
31 Mar 2026
249 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Misi Artemis II bertujuan untuk menandai kembalinya manusia ke bulan setelah lebih dari 50 tahun.
Ada kekhawatiran di kalangan ilmuwan tentang pendanaan sains dan dampaknya terhadap program luar angkasa NASA.
Kru misi ini mencerminkan keberagaman, dengan adanya anggota dari latar belakang yang berbeda.
NASA akan meluncurkan misi Artemis II pada 1 April untuk mengirim empat astronaut mengelilingi Bulan sebagai bagian dari program kembalinya manusia ke Bulan setelah 1972. Misi ini berdurasi sekitar 10 hari dan akan menguji sistem penerbangan manusia sebelum misi pendaratan di Bulan. Tujuannya adalah memastikan kesiapan teknologi dan kru untuk misi yang lebih rumit di masa depan.
Para ilmuwan memberikan reaksi beragam terhadap misi ini; beberapa melihatnya sebagai langkah awal penting untuk membangun yang lebih besar, sementara yang lain menganggapnya kurang menarik karena tidak ada pendaratan langsung. Astronaut termasuk Victor Glover dan Christina Koch menawarkan representasi keberagaman di luar angkasa. Namun, kondisi politik dan pemangkasan anggaran NASA menimbulkan kritik terhadap arah eksplorasi saat ini.
Keberhasilan Artemis II dapat membawa dampak besar bagi program luar angkasa AS, mendukung rencana mendaratkan manusia kembali ke Bulan pada 2028 dan membangun pangkalan lunar permanen. Misi ini juga penting untuk menginspirasi generasi muda dan menunjukkan bahwa luar angkasa terbuka untuk semua orang. Namun, jika gagal atau terus mengalami penundaan, antusiasme dan dukungan masyarakat bisa menurun.
Analisis Ahli
Marc Norman
Misi fly-by masuk akal untuk demonstrasi sistem sebelum misi pendaratan tetapi tidak menunjukkan semangat besar saat ini.Catherine Heymans
Misi ini membuka jalan bagi pangkalan manusia di Bulan dan menginspirasi generasi muda serta menunjukkan inklusivitas dalam eksplorasi luar angkasa.John Womersley
Ada kekaguman atas upaya ambisius NASA untuk menjelajah luar angkasa lebih jauh dari orbit Bumi rendah.Jevin West
Misi ini memberikan hiburan dan jeda dari masalah dunia saat ini.Yarrow Axford
Sulit mendukung NASA saat ini karena pemotongan anggaran sains, pembatalan misi, dan pengunduran diri ilmuwan.

