Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Airbus Luncurkan Drone Bird of Prey, Penangkal Murah Drone Kamikaze

Teknologi
Robotika
robotics (12d ago) robotics (12d ago)
31 Mar 2026
119 dibaca
1 menit
Airbus Luncurkan Drone Bird of Prey, Penangkal Murah Drone Kamikaze

Rangkuman 15 Detik

Pengembangan drone Bird of Prey oleh Airbus menunjukkan kemajuan dalam teknologi pertahanan terhadap ancaman drone.
Sistem ini menawarkan solusi yang efisien dan terjangkau untuk menghadapi tantangan modern dalam perang asimetris.
Integrasi Bird of Prey ke dalam jaringan pertahanan yang lebih luas meningkatkan kemampuan respons terhadap ancaman udara.
Airbus berhasil melakukan penerbangan uji pertama dari interceptor drone bernama Bird of Prey yang mampu melacak dan menyerang drone kamikaze secara otonom. Drone ini dilengkapi dengan rudal Mark I yang dikembangkan bersama Frankenburg Technologies. Bird of Prey dibuat dari platform drone Do-DT25 modifikasi dengan panjang 3,1 meter dan berat lepas landas maksimal 160 kilogram. Sistem rudal Mark I memiliki jangkauan hampir 1.61 km (1 mil) dan dapat membawa hingga delapan rudal dalam versi operasional. Integrasi Bird of Prey dengan sistem manajemen tempur Airbus yang kompatibel NATO menjadikannya alat yang efektif, terjangkau, dan scalable untuk menghadapi ancaman drone di medan perang modern, dengan pengujian lebih lanjut direncanakan hingga tahun 2026.

Analisis Ahli

Mike Schoellhorn
Solusi biaya-efektif ini sangat penting untuk pertahanan masa depan terhadap ancaman drone yang terus bertambah.
Kusti Salm
Penggabungan teknologi rudal dan drone berukuran kecil membuka jalan bagi langkah strategis dalam perang asimetris.