
Courtesy of InterestingEngineering
Drone Interceptor Otonom Ciptakan Keamanan Tinggi Tangkap Drone Ilegal di Jerman
Mengembangkan drone interceptor otonom yang mampu mendeteksi, melacak, dan menangkap drone ilegal secara aman untuk meningkatkan keamanan sipil di lokasi-lokasi penting, sekaligus memudahkan operasi penanganan ancaman drone dengan teknologi yang dapat dioperasikan tanpa pilot.
25 Nov 2025, 22.30 WIB
117 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Drone interseptor dikembangkan untuk menangani ancaman dari drone yang tidak sah.
- Sistem ini bekerja secara otomatis dan dapat menangkap drone intruder dengan aman menggunakan jaring.
- Proyek IDAS menunjukkan kemajuan signifikan dalam teknologi pertahanan drone untuk keamanan sipil.
Würzburg, Jerman - Para peneliti di Julius Maximilian University of Würzburg, Jerman, mengembangkan drone interceptor otonom untuk melindungi wilayah terbatas dari ancaman drone ilegal. Teknologi ini dirancang agar dapat digunakan di lokasi penting seperti bandara, stadion, dan penjara yang rawan diserang oleh drone tanpa izin.
Proyek ini dimulai pada 2017 dengan nama MIDRAS, berfokus pada pengembangan metode deteksi, pelacakan, dan penangkapan drone ilegal. Pada 2020, mereka melakukan demo langsung menunjukkan kemampuan awal dari sistem ini kepada pihak keamanan.
Sistem interceptor ini menggunakan sensor LiDAR untuk mendeteksi objek di udara, lalu mengonfirmasi apakah objek tersebut adalah drone menggunakan kamera berteknologi AI. Setelah target terdeteksi dan dikonfirmasi, drone interceptor mendekat dan menangkapnya menggunakan jaring yang dapat diperpanjang.
Penggunaan satu drone besar, bukan formasi drone kecil, dipilih berdasarkan masukan dari polisi agar sistem lebih mudah dioperasikan dan andal. Setelah petugas memicu sistem, drone bekerja sepenuhnya otomatis tanpa pilot, mencakup navigasi dan penangkapan hingga membawa drone penyusup ke zona pendaratan aman.
Riset ini membuka jalan bagi teknologi pertahanan drone yang lebih maju dengan kemungkinan sistem otonom yang bisa menjadi alat penting keamanan sipil di masa depan, sambil menjaga bukti drone untuk analisis forensik dengan aman.
Referensi:
[1] https://interestingengineering.com/ai-robotics/germany-develops-autonomous-interceptor-drone
[1] https://interestingengineering.com/ai-robotics/germany-develops-autonomous-interceptor-drone
Analisis Ahli
Julian Rothe
"Pilihan menggunakan satu drone besar yang otonom meningkatkan keandalan dan kemudahan penggunaan dalam situasi nyata, yang merupakan kemajuan signifikan dari sistem drone kooperatif yang lebih rumit."
Analisis Kami
"Inovasi penggunaan jaring yang dapat diperpanjang dan sistem deteksi canggih menunjukkan pendekatan pragmatis yang mampu mengurangi risiko kecelakaan dan kerusakan berlebih saat menangkap drone ilegal. Pendekatan satu drone besar juga mengindikasikan fokus pada efisiensi operasional dan kemudahan penggunaan, aspek penting dalam skenario keamanan nyata."
Prediksi Kami
Ke depan, teknologi pertahanan drone otonom ini kemungkinan akan berkembang lebih luas serta diadopsi secara lebih masif oleh badan keamanan sipil di berbagai negara untuk melindungi fasilitas publik dari ancaman drone ilegal.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan dari pengembangan drone interseptor oleh peneliti Jerman?A
Tujuan dari pengembangan drone interseptor adalah untuk meningkatkan keamanan sipil dengan menangani ancaman dari drone yang tidak sah di ruang udara terbatas.Q
Bagaimana cara kerja sistem deteksi dan penangkapan drone ini?A
Sistem ini bekerja dengan mendeteksi intruder menggunakan sensor LiDAR, kemudian memverifikasi target menggunakan kamera berbasis AI sebelum menangkapnya dengan jaring yang dapat diperpanjang.Q
Apa yang dimaksud dengan proyek IDAS?A
Proyek IDAS adalah fase lanjutan dari pengembangan drone interseptor yang mengubah prototipe awal menjadi sistem drone interseptor yang sepenuhnya fungsional.Q
Mengapa penggunaan satu drone lebih efektif dibandingkan dengan armada drone yang lebih kecil?A
Penggunaan satu drone lebih efektif karena menyederhanakan proses penempatan dan meningkatkan keandalan, membuatnya lebih mudah dioperasikan oleh tim keamanan.Q
Apa yang diharapkan peneliti untuk proyek drone di masa depan?A
Peneliti berharap untuk terus mengembangkan portofolio drone mereka dan mungkin menciptakan sistem pertahanan drone yang sepenuhnya otonom.




