Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Perundingan WTO Buntu, Brasil Tolak Moratorium Bea Impor Produk Digital

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
30 Mar 2026
70 dibaca
1 menit
Perundingan WTO Buntu, Brasil Tolak Moratorium Bea Impor Produk Digital

AI summary

Perundingan WTO menghadapi tantangan serius akibat perbedaan pandangan antara Brasil dan AS.
Dampak dari tidak adanya moratorium bea impor dapat mempengaruhi pajak atas produk digital di seluruh dunia.
Kesepakatan mengenai ecommerce menjadi kunci untuk melanjutkan reformasi dalam WTO.
Perundingan WTO di Kamerun mengalami kebuntuan setelah Brasil menolak memperpanjang moratorium bea impor atas produk digital seperti musik dan film streaming dari luar negeri. Brazil menginginkan perpanjangan selama 2 tahun, sedangkan Amerika Serikat ingin moratorium dijadikan permanen.Negosiasi ini terhambat karena ketidaksepakatan antara Brasil dan AS serta dukungan dari Turki terhadap posisi Brasil. Sementara itu, perwakilan AS menyatakan bahwa Brasil dan Turki menghambat konsensus yang hampir tercapai di antara 164 anggota WTO.Kebuntuan ini menimbulkan risiko penerapan tarif impor terhadap produk digital global. WTO berencana melanjutkan pembicaraan di Jenewa pada Mei, dengan harapan dapat menemukan solusi di tengah tekanan untuk reformasi organisasi perdagangan dan mengatasi kecenderungan kebijakan perdagangan unilateral.

Experts Analysis

Ngozi Okonjo-Iweala
Memahami bahwa moratorium ecommerce sudah kadaluarsa, dan menekankan pentingnya memperbaharui kesepakatan demi kelancaran perdagangan digital global.
Reuters
Menempatkan perundingan di Kamerun sebagai tolak ukur relevansi WTO menghadapi tren unilateral dari banyak negara.
Editorial Note
Kebuntuan ini mencerminkan betapa lemahnya mekanisme konsensus WTO ketika anggota kunci seperti Brasil dan AS memiliki kepentingan yang bertolak belakang. Tanpa kompromi, WTO bisa kehilangan relevansinya sebagai pengatur perdagangan internasional, khususnya di era ekonomi digital yang terus berkembang pesat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.