Laba BYD Turun Karena Persaingan Ketat, Fokus Kejar Pasar Global
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
27 Mar 2026
198 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
BYD mengalami penurunan laba pertamanya dalam empat tahun akibat kompetisi yang ketat.
Perusahaan berfokus pada perluasan penjualan internasional untuk meningkatkan profitabilitas.
Target penjualan luar negeri BYD untuk tahun ini menunjukkan ambisi untuk mengatasi permintaan domestik yang lemah.
BYD, pemimpin kendaraan listrik di China, melaporkan penurunan laba bersih sebesar 18,97% pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan mengalami pertumbuhan pendapatan hanya sebesar 3,46% dan pertumbuhan penjualan yang melambat, menandakan tekanan kuat dari persaingan domestik yang semakin ketat.
Laba bersih BYD mencapai 32,6 miliar yuan, di bawah ekspektasi analis yang memperkirakan 35,4 miliar yuan. Penjualan kendaraan naik 7,7% menjadi 4,6 juta unit, tetapi pertumbuhan ini jauh lebih rendah dibandingkan 41% tahun sebelumnya. Pengiriman ke luar negeri melonjak 151% menjadi lebih dari 1,05 juta unit, menunjukkan fokus pada pasar global.
Untuk menghadapi perlambatan di pasar domestik, BYD menargetkan peningkatan penjualan luar negeri sebesar 24% menjadi 1,3 juta unit pada tahun berikutnya. Ekspansi ini didukung oleh peluncuran model baru dan perluasan jaringan penjualan, yang diharapkan dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan ke depan.
Analisis Ahli
Chen Jinzhu
Pertumbuhan di pasar domestik memang menantang, tapi peluang besar ada di ekspansi luar negeri yang bisa mendorong profitabilitas BYD ke depan.

