Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

AS Diduga Gunakan Ranjau Anti-Tank untuk Hambat Operasi Rudal Iran

Finansial
Kebijakan Fiskal
fiscal-policy (1d ago) fiscal-policy (1d ago)
27 Mar 2026
226 dibaca
1 menit
AS Diduga Gunakan Ranjau Anti-Tank untuk Hambat Operasi Rudal Iran

Rangkuman 15 Detik

Ranjau anti-tank BLU-91/B ditemukan di dekat fasilitas misil Iran, menandakan potensi peningkatan taktik militer AS.
Sistem Gator dirancang untuk menciptakan ladang ranjau sementara yang dapat membatasi pergerakan kendaraan musuh.
Penggunaan ranjau ini meningkatkan kekhawatiran tentang risiko bagi warga sipil di daerah yang terkena dampak.
Foto yang beredar menunjukkan adanya ranjau anti-tank buatan AS yang ditemukan di dekat fasilitas rudal di Shiraz, Iran. Ranjau ini disebut-sebut sebagai BLU-91/B, bagian dari sistem ranjau Gator yang dapat ditembakkan dari udara. Dugaan ranjau tersebut ditemukan di wilayah sekitar desa Kafari, dekat kompleks rudal bawah tanah Iran. Ranjau BLU-91/B dibuat untuk menyerang kendaraan berat seperti peluncur rudal bergerak Iran, yang sangat krusial bagi strategi peluncuran rudal mereka. Sistem Gator mampu menyebar ratusan ranjau secara cepat di area luas untuk membuat rintangan. Beberapa ranjau ini memiliki timer penghancur otomatis untuk mengurangi risiko jangka panjang, tapi gagal ledak tetap menjadi ancaman. Implikasi dari penggunaan ranjau ini adalah pembatasan mobilitas kendaraan tempur Iran dan potensi peningkatan kerentanan saat meluncurkan rudal balistik. Namun, ada pula risiko bahaya bagi warga sipil dan kemungkinan eskalasi konflik lebih jauh antara AS dan Iran. Penggunaan ranjau seperti ini bisa menjadi tren baru dalam menghambat operasi militer tanpa kontak langsung.

Analisis Ahli

Munitions Expert dari The Washington Post
Foto memperlihatkan murni ranjau buatan AS, menandakan AS menggunakan teknologi canggih dalam operasi yang belum dikonfirmasi secara resmi.
Investigasi Bellingcat
Penempatan ranjau ini di dekat Shiraz memfokuskan strategi militer untuk membatasi akses dan mobilitas kendaraan militer Iran.