TLDR
Iran kini berfokus pada serangan dengan hulu ledak yang lebih berat untuk meningkatkan daya rusak. Strategi militer Iran mengalami perubahan dari kuantitas serangan menjadi kualitas dan kekuatan serangan. Konflik yang berkembang ini dapat memperburuk sistem pertahanan misil di kawasan. Iran mengumumkan perubahan strategi dalam konflik yang sedang berlangsung dengan AS dan Israel dengan memutuskan hanya meluncurkan rudal dengan hulu ledak minimal satu ton. Pergeseran ini menandai perubahan dari banyaknya peluncuran ke serangan yang lebih destruktif dan berdampak besar.Komandan IRGC menyatakan bahwa serangan akan bertambah intens dan menggunakan rudal yang berat, termasuk rudal balistik seperti Khorramshahr yang mampu membawa hulu ledak hingga 1,8 ton. Strategi ini untuk meningkatkan daya hancur dan tantangan bagi sistem pertahanan udara lawan yang selama ini didorong oleh volume peluncuran drone dan rudal ringan.Dampak dari strategi ini memungkinkan Iran memperbesar radius kerusakan tiap serangan dan memaksa negara-negara sasaran, terutama Israel dan AS, memperkuat pertahanan rudal mereka. Ekskalasi ini berpotensi memperberat ketegangan dan membuka kemungkinan kerusakan lebih luas dalam konflik yang sedang berlangsung.