Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Gimlet Labs Raih Rp 1.34 triliun ($80 Juta) Hadirkan Cloud AI Multi-Hardware yang Efisien

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
TechCrunch TechCrunch
23 Mar 2026
190 dibaca
1 menit
Gimlet Labs Raih Rp 1.34 triliun ($80 Juta)  Hadirkan Cloud AI Multi-Hardware yang Efisien

Rangkuman 15 Detik

Gimlet Labs menawarkan solusi inovatif untuk mengatasi masalah bottleneck dalam inferensi AI.
Startup ini berhasil menarik perhatian investor dan mengumpulkan $80 juta dalam pendanaan Seri A.
Kerjasama dengan produsen chip besar seperti NVIDIA dan AMD menunjukkan potensi besar dari teknologi yang dikembangkan.
Gimlet Labs, dipimpin oleh Zain Asgar, berhasil mengumpulkan pendanaan Seri A sebesar 80 juta dolar AS untuk mengatasi bottleneck dalam inference AI. Mereka mengembangkan multi-silicon inference cloud yang mampu menjalankan beban kerja AI secara simultan pada berbagai hardware, termasuk CPU, GPU, dan sistem dengan memori tinggi. Perangkat lunak mereka memungkinkan pembagian beban kerja AI di berbagai arsitektur chip dan mengoptimalkan efisiensi sampai 3-10 kali lipat. Gimlet sudah bekerja sama dengan perusahaan chip besar seperti NVIDIA, AMD, Intel, ARM, Cerebras, dan d-Matrix, serta melayani pelanggan besar dengan pendapatan delapan digit sejak peluncurannya. Inovasi ini sangat penting karena data center saat ini hanya memanfaatkan sebagian kecil kapasitas hardware yang tersedia. Gimlet berpotensi mengurangi pemborosan sumber daya secara signifikan dan mempercepat perkembangan AI dengan cara yang lebih hemat biaya dan energi di berbagai pusat data global.

Analisis Ahli

Tim Tully
Gimlet Labs mengisi kekosongan penting dalam ekosistem AI dengan menghadirkan lapisan perangkat lunak yang memungkinkan pemanfaatan hardware secara maksimal, yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan AI yang berkelanjutan.
Zain Asgar
Dengan memaksimalkan penggunaan hardware yang ada, kita dapat menghemat ratusan miliar dolar dan mengakselerasi performa AI hingga sepuluh kali tanpa meningkatkan biaya dan konsumsi daya.