Brazil Tunda Pajak Transaksi Kripto Karena Konflik Politik Tahun Pemilu
Finansial
Mata Uang Kripto
23 Mar 2026
272 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Dario Durigan lebih memilih untuk menunda pajak IOF pada transaksi cryptocurrency guna fokus pada langkah mikroekonomi.
Asosiasi industri cryptocurrency menolak penerapan IOF pada stablecoin dengan alasan hukum.
Pajak IOF memiliki tarif yang bervariasi tergantung pada jenis transaksi keuangan di Brasil.
Menteri Keuangan Brasil yang baru, Dario Durigan, menunda konsultasi publik terkait penerapan pajak IOF pada beberapa transaksi kripto untuk menghindari ketegangan politik di tahun pemilu. Keputusan ini diambil setelah Fernando Haddad mengundurkan diri dari posisi tersebut.
Proposal pajak ini mengklasifikasikan sebagian transaksi kripto, terutama stablecoin, sebagai operasi valuta asing dengan tarif pajak sampai 3,5%. Kelompok industri kripto seperti ABcripto dan ABFintechs menolak aturan ini karena dianggap bertentangan dengan hukum dan konstitusi Brasil.
Penundaan konsultasi dan kemungkinan penundaan rencana penghapusan insentif pajak untuk sekuritas investasi menunjukkan upaya pemerintah Brasil untuk menyeimbangkan antara mengatur pasar dengan menjaga stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi digital.
Analisis Ahli
André Jakurski (Konsultan Blockchain Brasil)
Penundaan ini penting untuk memberikan ruang bagi dialog yang lebih konstruktif antara pembuat kebijakan dan pelaku industri sehingga regulasi yang dihasilkan dapat seimbang dan tidak memberatkan inovasi.Maria Eduarda Campos (Akademisi Ekonomi Universitas São Paulo)
Pengenaan pajak IOF pada transaksi kripto harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi digital dan investasi asing yang saat ini mulai meningkat.