Industri Kripto Brasil Tolak Pajak Baru atas Stablecoin, Khawatir Hambat Inovasi
Finansial
Mata Uang Kripto
14 Mar 2026
236 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pajak transaksi finansial yang diperluas ke stablecoin dapat menghambat inovasi di industri kripto Brasil.
Stablecoin tidak dianggap sebagai mata uang fiat menurut hukum Brasil, sehingga pemungutan pajak pada mereka dianggap ilegal.
Pasar kripto Brasil tumbuh pesat, dengan stablecoin menjadi pilihan utama untuk transaksi dan perlindungan nilai.
Kelompok asosiasi utama di sektor kripto dan fintech Brasil menolak rencana perluasan pajak IOF ke transaksi stablecoin. Mereka berargumen bahwa pengenaan pajak ini bertentangan dengan konstitusi dan Undang-undang Aset Virtual Brasil yang menyatakan stablecoin bukan mata uang fiat.
Pajak IOF saat ini hanya berlaku untuk transaksi pertukaran mata uang fiat nasional dan asing. Brasil memiliki pasar stablecoin yang besar, dengan volume transaksi sekitar 6 sampai 8 miliar dolar AS per bulan, didominasi oleh Tether USDT, Circle USDC, dan stablecoin BRL yang sedang berkembang.
Jika pajak ini diberlakukan tanpa persetujuan legislatif, hal itu bisa menciptakan ketidakpastian hukum dan menghambat inovasi dalam sektor teknologi finansial yang sedang tumbuh pesat di Brasil. Asosiasi mengingatkan pentingnya regulasi yang mendukung pertumbuhan pasar kripto.
Analisis Ahli
André Franco
Sebagai pendiri ABFintechs, André menegaskan bahwa regulasi harus mendorong inovasi bukan memperlambatnya. Pajak yang salah arah akan menimbulkan ketidakpastian hukum yang merugikan pelaku industri.Marcelo Sampaio
Direktur ABcripto ini mengingatkan bahwa definisi hukum tentang mata uang harus dipatuhi untuk menghindari tindakan administratif yang bertentangan dengan konstitusi. Stabilitas fiskal penting, tetapi tidak boleh menghambat pertumbuhan aset virtual.