Fenomena Langka Fireball Siang Hari di Ohio Memicu Ledakan Besar dan Sonic Boom
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
18 Mar 2026
188 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Meteor yang meledak di Ohio adalah salah satu dari sedikit fireball yang terlihat di siang hari.
Kejadian ini terpantau oleh organisasi seperti NASA dan NOAA, serta dilaporkan oleh banyak saksi di berbagai negara bagian.
Fragmen meteor kemungkinan jatuh di sekitar Akron, meskipun sulit ditemukan karena kebanyakan meteor berukuran kecil terbakar habis sebelum mencapai tanah.
Sebuah asteroid berukuran sekitar 1,8 meter masuk ke atmosfer Bumi pada pagi hari di atas Lake Erie, Ohio, dengan kecepatan sekitar 64.400 km/jam dan meledak di ketinggian 48 km. Peristiwa ini menghasilkan cahaya terang yang berlangsung hingga tujuh detik serta suara dentuman keras seperti ledakan yang terdengar luas.
Kejadian tersebut dilaporkan oleh lebih dari 200 saksi di berbagai negara bagian AS dan Kanada dan juga terekam oleh satelit cuaca GOES-19 milik NOAA, yang menunjukkan bahwa fireball ini sangat terang hingga terlihat dari luar angkasa. NASA memperkirakan energi ledakan setara dengan 250 ton TNT dan gelombang tekan dari ledakan tersebut mungkin mengguncang bangunan di bawahnya.
Fenomena fireball siang hari ini jarang terjadi karena biasanya meteor terlihat lebih jelas di malam hari, namun kali ini cukup terang untuk terlihat dengan mata telanjang pada siang hari. Kemungkinan adanya fragmen meteor yang jatuh ke permukaan bumi sedang diselidiki dan dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang komposisi batuan antariksa serta potensi risiko meteorit besar di masa depan.
Analisis Ahli
Robert Lunsford
Sonic boom yang terdengar mengindikasikan adanya fragmen meteor yang berhasil mencapai lapisan bawah atmosfer dan kemungkinan jatuh ke permukaan, sehingga fenomena ini bisa menjadi objek studi penting mengenai meteorit besar.NASA
Kekuatan ledakan meteor yang setara dengan 250 ton TNT menunjukkan besarnya energi yang dilepaskan saat meteor menghancur di atmosfer dan bisa mengguncang permukaan bumi yang berada di bawahnya.

