Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Fenomena Bola Api di Langit Eropa dan Risiko Jatuhnya Meteor ke Bumi

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
11 Mar 2026
185 dibaca
1 menit
Fenomena Bola Api di Langit Eropa dan Risiko Jatuhnya Meteor ke Bumi

Rangkuman 15 Detik

Meteor yang jatuh di Koblenz tidak menyebabkan korban jiwa.
International Meteor Organization mencatat ribuan penampakan meteor di Eropa.
Risiko terkena meteor lebih tinggi dibandingkan tersambar petir.
Sebuah bola api muncul dan menerangi langit di beberapa negara Eropa serta menyebabkan meteor jatuh menembus atap rumah di Koblenz, Jerman tanpa korban luka. Cahaya muncul sekitar pukul 18.55 waktu setempat dan terjadi selama 6 detik. Lebih dari 3.000 laporan penampakan, foto, dan video diterima oleh International Meteor Organization. Meteor tersebut berukuran sangat kecil dengan diameter beberapa meter, jauh lebih kecil dibanding meteor besar seperti Chelyabinsk yang terjadi pada 2013. Frekuensi jatuhnya meteor kecil ke Bumi cukup tinggi, dengan meteor berukuran sekitar 1 meter jatuh setiap dua bulan. Hal ini menunjukkan bahwa kejadian manusia terkena meteor sangat jarang, namun fenomena ini penting untuk dipantau agar risiko dapat diminimalisir.

Analisis Ahli

Carrie Nugent
Asteroid berukuran besar lebih mungkin bertabrakan dengan Bumi dibanding risiko manusia tersambar petir, menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap objek dekat Bumi.