Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Keputusan The Fed dan Harga Minyak Pengaruhi Arah Bitcoin Menjelang Rp 1.25 juta ($75.000)

Finansial
Mata Uang Kripto
CoinDesk CoinDesk
18 Mar 2026
201 dibaca
1 menit
Keputusan The Fed dan Harga Minyak Pengaruhi Arah Bitcoin Menjelang Rp 1.25 juta ($75.000)

Rangkuman 15 Detik

Keputusan suku bunga Federal Reserve dapat mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin dan pasar kripto lainnya.
Kondisi keuangan yang lebih ketat dapat membatasi potensi kenaikan harga Bitcoin.
Analisis dari institusi keuangan seperti Sygnum Bank dan QCP Capital penting untuk memahami dinamika pasar kripto.
Bitcoin dan pasar kripto menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve yang diperkirakan tetap di 3,5%-3,75%. Harga Bitcoin sedang mengalami kesulitan menembus level Rp 1.25 juta ($75.000) , yang menandakan adanya kehati-hatian dari investor dan potensi koreksi harga. Faktor geopolitik seperti konflik di Iran yang memicu kenaikan harga minyak menambah tekanan inflasi dan memperumit proyeksi pemotongan suku bunga. Selain itu, sentimen pasar tradisional menunjukkan adanya risiko yang menurun dengan penguatan indeks saham dan penurunan nilai dolar serta imbal hasil obligasi. Jika The Fed mengambil sikap hawkish dengan memperlambat pemotongan suku bunga, harga Bitcoin diperkirakan akan tertekan di bawah Rp 1.25 juta ($75.000) untuk jangka waktu yang lebih lama. Pasar kripto besar relatif stabil, tapi ketidakpastian makroekonomi bisa memperpanjang fase konsolidasi dan volatilitas pasar.

Analisis Ahli

Fabian Dori
Jika dot plot mengindikasikan lebih sedikit pemotongan suku bunga dan Powell memperingatkan risiko pelonggaran kondisi keuangan terlalu cepat, maka akan memperkuat bias ‘lebih tinggi lebih lama’ yang menekan harga Bitcoin.
QCP Capital
Harga minyak yang lebih tinggi membuat peluang pemotongan suku bunga semakin kecil meski data pertumbuhan dan tenaga kerja melemah, sehingga kondisi suku bunga tetap kurang mendukung pasar kripto.