Harimau Jawa Diduga Belum Punah, Bukti DNA dari Hutan Sukabumi Muncul
Sains
Iklim dan Lingkungan
17 Mar 2026
242 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Harimau Jawa mungkin belum punah, berdasarkan bukti DNA terbaru.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berkomitmen untuk melestarikan spesies ini jika terbukti masih ada.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi keberadaan Harimau Jawa di alam liar.
Harimau Jawa yang sempat dianggap punah masih diduga hidup berdasarkan temuan baru yang berasal dari pedalaman hutan Sukabumi, Jawa Barat. Penemuan ini menjadi kejutan mengingat Harimau Jawa sudah dinyatakan punah sejak 2008 oleh IUCN.
Warga desa Cipendeuy melaporkan penampakan harimau beserta jejak kaki, cakaran, dan sehelai bulu yang kemudian diuji secara genetik. Hasil analisis DNA menunjukkan bulu tersebut milik Harimau Jawa yang dibandingkan dengan sampel museum dan subspesies lain untuk memastikan keaslian temuan.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menindaklanjuti laporan ini dengan pemasangan kamera pengintai dan pengumpulan sampel DNA lebih luas. Jika keberadaan Harimau Jawa dikonfirmasi, maka pemerintah akan menetapkan perlindungan khusus dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pelestarian spesies langka ini.
Analisis Ahli
Setyawan Pudyatmoko
Keberadaan Harimau Jawa jika terbukti harus dilindungi dengan sangat serius dan menjadi tanggung jawab kolektif bangsa agar populasinya dapat dipertahankan.Peneliti Genetik Satwa Liar
Kombinasi analisis DNA mitokondria dan data lapangan merupakan metode paling valid untuk mengonfirmasi keberadaan spesies yang diduga punah.

