Inggris Bangun Superkomputer AI Terkuat Dorong Penelitian Energi Fusi
Teknologi
Kecerdasan Buatan
17 Mar 2026
77 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Superkomputer Sunrise akan mempercepat penelitian fusi nuklir di Inggris.
Penggunaan kecerdasan buatan dalam simulasi dapat mengurangi biaya dan risiko pengujian fisik.
Proyek ini merupakan bagian dari upaya lebih luas pemerintah Inggris untuk mengembangkan infrastruktur kecerdasan buatan dan superkomputer.
Pemerintah Inggris mengumumkan investasi £45 juta untuk membangun superkomputer AI bernama Sunrise yang fokus pada riset energi fusi. Sistem ini akan dioperasikan di UK Atomic Energy Authority di Culham mulai Juni, menggunakan teknologi AMD dan Dell. Sunrise bertujuan mempercepat simulasi fisika plasma dan pengujian desain reaktor fusi secara virtual.
Superkomputer Sunrise menawarkan performa AI hingga 6,76 exaFLOPS dengan mengintegrasikan komputasi berkecepatan tinggi dan model AI yang diinformasikan oleh fisika. Proyek ini didukung oleh berbagai institusi termasuk University of Cambridge dan Intel. Sunrise akan membuat digital twin sehingga memungkinkan pengujian kondisi operasi sebelum membuat prototipe fisik.
Proyek Sunrise mendukung inisiatif nasional seperti LIBRTI dan STEP yang berfokus pada siklus bahan bakar tritium dan pengembangan pembangkit listrik fusi prototipe. Dengan teknologi ini, peneliti dapat mengurangi waktu dan biaya pengembangan alat fusi. Penggabungan AI dan superkomputer di Culham diharapkan menjadi pusat pertumbuhan teknologi energi dan AI Inggris.
Analisis Ahli
Dr. Rob Akers
Sunrise akan mempercepat pengembangan fusi dengan menggabungkan simulasi berpresisi tinggi dan AI berbasis fisika, mengurangi biaya dan risiko eksperimen fisik.

