Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Trump Raup Untung Fantastis dari Divestasi TikTok di AS

Finansial
Kebijakan Fiskal
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
16 Mar 2026
243 dibaca
1 menit
Trump Raup Untung Fantastis dari Divestasi TikTok di AS

Rangkuman 15 Detik

Divestasi TikTok merupakan langkah pemerintah AS untuk mengamankan data pengguna.
Pemerintahan Trump mendapat keuntungan finansial dari kesepakatan divestasi TikTok.
Keamanan nasional menjadi alasan utama di balik regulasi yang ketat terhadap aplikasi asal China.
Pemerintahan Donald Trump mendapatkan keuntungan senilai Rp 167.00 triliun (US$10 miliar) dari divestasi ByteDance terhadap operasional TikTok di Amerika Serikat. Kesepakatan ini melibatkan pembentukan perusahaan patungan bernama TikTok USDS Joint Venture LLC yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh investor AS. Investor seperti Oracle, Silver Lake, dan MGX berkontribusi sekitar Rp 41.75 triliun (US$2,5 miliar) saat kesepakatan ditutup dengan Kementerian Keuangan AS. Langkah ini diambil untuk mengamankan data pengguna TikTok yang jumlahnya mencapai lebih dari 200 juta orang di Amerika Serikat. Kesepakatan ini adalah jawaban atas regulasi ketat pemerintahan Joe Biden yang mewajibkan ByteDance menyerahkan kontrol operasional TikTok untuk menjaga keamanan nasional. Implikasi jangka panjangnya adalah model pengelolaan data dan aplikasi digital milik perusahaan asing melalui entitas patungan lokal.

Analisis Ahli

Andi Wijaya (Ahli Keamanan Siber)
Pembentukan entitas patungan AS untuk mengendalikan TikTok merupakan langkah tepat untuk mitigasi risiko kebocoran data nasional namun tetap harus diawasi secara ketat agar tidak muncul konflik kepentingan.
Dr. Rina Sari (Pengamat Ekonomi Digital)
Pengalihan kendali operasional TikTok kepada investor AS tidak hanya soal keamanan tapi juga soal geopolitik ekonomi digital yang semakin kompleks dan tidak bisa dipisahkan dari kepentingan strategi nasional.