TLDR
Penemuan kappa-gallium oxide dapat merevolusi teknologi radar dengan meningkatkan efisiensi dan kemampuan pemrosesan. Gallium oxide memiliki potensi untuk menjadi semikonduktor generasi ketiga yang lebih baik dibandingkan gallium arsenide dan gallium nitride. China memiliki kontrol besar terhadap sumber daya gallium, memberikan keuntungan dalam pengembangan teknologi militer. Peneliti dari Beijing University menemukan kristal baru kappa-gallium oxide yang memiliki sifat ferroelectric tahan lingkungan ekstrem. Sifat ini memungkinkan penggabungan fungsi pemrosesan sinyal, penyimpanan data, dan transmisi radar dalam satu chip terpadu.Teknologi ini berpotensi menjadi dasar semikonduktor generasi ketiga untuk radar AESA yang lebih efisien dan kompak. China memegang lebih dari 95 persen sumber daya gallium dunia dan mengendalikan ekspor, memberi mereka keunggulan strategis dalam pengembangan radar dan semikonduktor terkait.Meskipun masih dalam tahap eksperimen, pengembangan kappa-gallium oxide bisa membawa perubahan besar pada radar militer masa depan dengan kemampuan deteksi lebih baik, konsumsi daya rendah, dan ukuran perangkat lebih kecil. Ini bisa memperkuat teknologi stealth dan kemampuan perang elektronik jet tempur masa depan.