TLDR
Perkembangan teknologi, terutama AI, dapat mengancam keberadaan pekerjaan manusia. Robot humanoid seperti Galbot G-1 mulai digunakan dalam industri ritel, menggantikan beberapa fungsi karyawan. Tantangan utama dalam pengembangan robot adalah menciptakan interaksi yang alami dan pergerakan yang efisien. Galbot meluncurkan kios yang dioperasikan oleh robot humanoid otonom bernama Galbot G-1 di Beijing. Robot ini mampu melayani ribuan pelanggan setiap hari dengan mengambil dan menyerahkan barang layaknya karyawan toko. Perusahaan menargetkan membuka 100 kios di 10 kota besar China pada 2026.Galbot G-1 dilengkapi dengan dua lengan dan berjalan mengelilingi kios untuk memenuhi pesanan tanpa dikendalikan dari jarak jauh. Sistem AI GroceryVLA dan GraspVLA menangani semua fungsi otomatis robot. Meski demikian, gerakannya masih lambat dan tidak jauh berbeda dengan vending machine.Kios-kios robot ini berpotensi menggantikan pekerjaan karyawan toko di sektor ritel dengan proses yang lebih efisien. Namun, tantangan utama adalah menciptakan interaksi suara yang natural dan meningkatkan kecepatan operasi agar pengalaman pelanggan makin nyaman dan responsif.