
Courtesy of CoinDesk
Avalanche: Dari Produk Token ke Alat Bisnis Blockchain yang Sesungguhnya
Menyajikan Avalanche sebagai alat bisnis yang memungkinkan perusahaan menggunakan blockchain yang disesuaikan untuk meningkatkan pendapatan dan efisiensi, serta menggeser fokus dari spekulasi token ke solusi infrastruktur bisnis yang nyata.
12 Mar 2026, 21.55 WIB
192 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Avalanche mengubah fokus dari spekulasi crypto ke infrastruktur bisnis yang disesuaikan.
- Ada kebutuhan untuk solusi blockchain yang memenuhi kebutuhan spesifik perusahaan, termasuk privasi dan kontrol regulasi.
- Regulasi yang jelas dapat meningkatkan kepercayaan institusi untuk berinvestasi dalam teknologi blockchain.
Bergen County, Amerika Serikat - Avalanche kini diposisikan sebagai alat bisnis yang memungkinkan perusahaan membangun blockchain yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Nahas menyatakan bahwa model Avalanche mirip dengan WordPress, di mana bisnis dapat 'memutar' blockchain sama mudahnya seperti membuat situs web.
Avalanche telah mengaktifkan lebih dari 70 L1 dengan target mencapai 200 pada akhir tahun, memproses sekitar 40 juta transaksi harian yang tersebar di banyak rantai. Penggunaan di berbagai sektor, seperti tokenisasi aset, produk digital FIFA, dan pencatatan dokumen resmi, menunjukkan diversifikasi aplikasinya.
Pendekatan ini mencerminkan perubahan industri kripto dari fokus spekulasi ke penyediaan infrastruktur bisnis yang nyata dan patuh regulasi. Hal ini membuka peluang adopsi institusional yang lebih luas seiring penegakan aturan lebih jelas dan fokus pada hasil yang bisa diukur.
Referensi:
[1] https://www.coindesk.com/coindesk-news/2026/03/12/avalanche-s-business-chiefsays-crypto-must-grow-up-and-solve-real-problems
[1] https://www.coindesk.com/coindesk-news/2026/03/12/avalanche-s-business-chiefsays-crypto-must-grow-up-and-solve-real-problems
Analisis Ahli
Andreas M. Antonopoulos
"Blockchain harus fokus pada menyediakan nilai nyata dan utilitas bisnis untuk bertahan lama, bukan sekadar fenomena pasar spekulatif."
Elizabeth Stark
"Memadukan blockchain dengan kebutuhan bisnis yang spesifik akan membuka jalan bagi adopsi massal dan inovasi dalam ekosistem yang lebih luas."
Analisis Kami
"Pendekatan Avalanche yang menempatkan blockchain sebagai infrastruktur bisnis bisa menjadi kunci keberhasilan jangka panjang di dunia enterprise yang sangat membutuhkan solusi yang dapat disesuaikan dan patuh regulasi. Namun, tantangan terbesar tetap meyakinkan pelaku industri dan regulator bahwa blockchain bukan sekadar hype, melainkan alat transformasi bisnis yang nyata dan terukur."
Prediksi Kami
Ke depan, lebih banyak institusi akan mengadopsi teknologi blockchain setelah aturan yang jelas diterapkan, sementara blockchain akan semakin digunakan sebagai infrastruktur bisnis yang terpercaya daripada alat spekulatif.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dikatakan Nahas tentang Avalanche?A
Nahas menyatakan bahwa Avalanche adalah alat bisnis dan bukan produk crypto, dengan fokus pada infrastruktur blockchain yang disesuaikan untuk perusahaan.Q
Bagaimana model Avalanche dibandingkan dengan WordPress?A
Nahas membandingkan model Avalanche dengan WordPress, menyatakan bahwa bisnis seharusnya dapat membuat blockchain seperti mereka membuat situs web.Q
Apa tujuan utama dari strategi Avalanche?A
Tujuan utama dari strategi Avalanche adalah membantu perusahaan menghasilkan pendapatan baru melalui digitalisasi atau mengurangi biaya dengan infrastruktur digital yang lebih efisien.Q
Apa yang menjadi tantangan di industri crypto menurut Nahas?A
Nahas mengamati bahwa banyak proyek crypto berfokus pada spekulasi dan tidak cukup menyelesaikan masalah konkret bagi pelanggan.Q
Mengapa regulasi dianggap penting untuk aktivitas institusional di crypto?A
Nahas percaya bahwa regulasi yang lebih jelas dapat mendorong lebih banyak aktivitas institusional karena banyak perusahaan ingin tahu batasan hukum sebelum berinvestasi.