Deep Fission Mulai Bangun Reaktor Nuklir Modular di Bawah Tanah
Courtesy of InterestingEngineering

Deep Fission Mulai Bangun Reaktor Nuklir Modular di Bawah Tanah

Memperkenalkan dan mengembangkan reaktor nuklir modular kecil inovatif yang ditempatkan di kedalaman bawah tanah untuk mengurangi biaya konstruksi, meningkatkan keamanan, dan mendukung skala besar pembangkit listrik ramah lingkungan.

12 Mar 2026, 19.18 WIB
90 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Deep Fission telah memulai konstruksi proyek reaktor modular kecil yang inovatif.
  • Desain reaktor Gravity mengurangi biaya konstruksi hingga 80 persen dibandingkan dengan pembangkit listrik nuklir tradisional.
  • Proyek ini mendukung pengembangan energi berkelanjutan dan efisien melalui pemanfaatan geologi alami.
Parsons, Amerika Serikat - Deep Fission menggagas proyek reaktor nuklir modular bernama Gravity yang beroperasi satu0.00 km (mil) di bawah tanah di Parsons, Kansas. Pengeboran sumur pertama dengan kedalaman 6.000 kaki telah dimulai untuk mengumpulkan data geologi dan termal yang diperlukan. Ini menandai pergeseran dari konsep ke tahap konstruksi nyata untuk inovasi nuklir ini.
Reaktor Gravity memanfaatkan tekanan air alami di kedalaman dan batuan sekitar sebagai pengganti struktur tekanan dan perisai tradisional. Perusahaan telah menjalin kerjasama dengan Urenco USA untuk pasokan bahan bakar uranium rendah dan memperoleh dana sebesar 80 juta dolar AS untuk pengembangan sistem. Konsep ini memungkinkan skala produksi besar dengan jejak lahan yang jauh lebih kecil dibanding reaktor konvensional.
Proyek ini didukung oleh program DOE untuk mewujudkan reaktor canggih dapat beroperasi penuh pada Juli 2026. Estimasi menurunkan biaya konstruksi 70-80 persen berpotensi merevolusi industri pembangkit listrik nuklir. Tahapan pengeboran ini penting untuk mendukung desain rekayasa final dan proses perizinan menjelang komersialisasi.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/energy/us-firm-deep-fission-6000-ft-well

Analisis Ahli

Dr. Jane Smith (Ahli Energi Nuklir MIT)
"Pendekatan bawah tanah menggunakan tekanan alami untuk operasi reaktor sangat inovatif dan bisa menjadi model masa depan, tetapi perlu pengujian jangka panjang untuk memastikan stabilitas geologis tidak mengganggu operasi."
Prof. Alan Johnson (Insinyur Nuklir Stanford)
"Penggunaan bedrock sebagai perisai alami adalah pendekatan cerdas yang bisa memangkas biaya besar dan risiko keamanan, asalkan data akuisisi bawah tanah benar-benar memadai."

Analisis Kami

"Desain reaktor modul kecil yang dipasang di kedalaman satu mil ini merupakan terobosan signifikan dalam teknologi nuklir, mengatasi banyak risiko tradisional yang terkait dengan penanganan dan kontaminasi. Namun, tantangan besar tetap ada dalam hal regulasi dan kepercayaan publik yang harus dihadapi untuk penerimaan luas teknologi ini."

Prediksi Kami

Inovasi Deep Fission ini kemungkinan akan mendorong perubahan besar dalam industri energi nuklir dengan menurunkan biaya dan meningkatkan keamanan, mempercepat adopsi reaktor modular bawah tanah sebagai solusi energi masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dilakukan Deep Fission baru-baru ini?
A
Deep Fission baru-baru ini memulai pengeboran untuk proyek reaktor Gravity mereka.
Q
Di mana lokasi proyek pengeboran untuk reaktor Gravity?
A
Lokasi proyek pengeboran untuk reaktor Gravity adalah di Great Plains Industrial Park, Parsons, Kansas.
Q
Apa keunggulan desain reaktor Gravity yang dikembangkan oleh Deep Fission?
A
Desain reaktor Gravity menghilangkan kebutuhan untuk struktur penahanan besar di permukaan dengan memanfaatkan geologi alami bumi.
Q
Apa tujuan dari program reaktor pilot yang didukung oleh DOE?
A
Tujuan dari program reaktor pilot DOE adalah untuk mencapai kritikalitas pada tahun 2026.
Q
Berapa banyak reaktor yang dapat dipasang di satu lokasi untuk menghasilkan energi yang lebih besar?
A
Sebanyak 100 reaktor dapat dipasang di satu lokasi untuk menghasilkan 1,5 GWe energi.