
Courtesy of TheVerge
Serangan Siber Besar oleh Kelompok Iran Bikin alatan Medis Stryker Lumpuh
Memberikan informasi tentang serangan siber yang melumpuhkan Stryker secara global, dampak yang ditimbulkan, serta upaya pemulihan yang sedang berlangsung agar pembaca memahami risiko keamanan siber pada perusahaan alat medis dan potensi gangguan operasional.
12 Mar 2026, 18.28 WIB
20 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Serangan siber oleh grup peretas Handala berdampak signifikan pada Stryker.
- Microsoft menjadi platform yang terkena dampak dalam serangan ini.
- Stryker memastikan bahwa produk medis mereka tetap aman meskipun mengalami gangguan.
Cork, Irlandia - Stryker, perusahaan alat medis asal AS, mengalami serangan siber besar yang menghapus data dari lebih 200,000 perangkat di seluruh dunia. Kelompok peretas Handala yang terkait dengan Iran mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut yang juga mencuri 50 terabyte data penting. Dampak serangan menyebabkan jaringan dan komunikasi internal perusahaan berhenti total.
Serangan ini memengaruhi operasi Stryker di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia, terutama di situs besar di Cork, Irlandia. Meskipun data dan sistem internal Microsoft mereka terhapus, Stryker memastikan produk medis seperti Mako, Vocera, dan LIFEPAK35 tetap aman digunakan. Hingga saat ini, belum ada indikasi malware atau ransomware selain penghapusan datanya.
Situasi ini menyebabkan gangguan besar terhadap operasi global Stryker dan belum ada kepastian kapan sistem akan pulih sepenuhnya. Serangan ini memicu kekhawatiran tentang keamanan siber di sektor kesehatan dan kemungkinan dampak finansial serta strategis jangka panjang bagi perusahaan. Stryker berupaya memulihkan sistem dan menjaga komunikasi agar mitigasi kerugian segera terlaksana.
Referensi:
[1] https://theverge.com/tech/893524/stryker-iran-us-medtech-cyberattack
[1] https://theverge.com/tech/893524/stryker-iran-us-medtech-cyberattack
Analisis Ahli
Kevin Mandia (CEO Mandiant)
"Serangan yang melibatkan penghapusan besar-besaran data dan jaringan internal perusahaan medis merupakan salah satu bentuk serangan siber paling merusak dan memerlukan pendekatan zero-trust dan deteksi dini yang lebih agresif."
Bruce Schneier (Ahli Keamanan Siber)
"Serangan ini mempertegas bahwa perusahaan dan institusi vital harus menganggap keamanan digital sebagai aspek utama bisnis mereka dan bukan hanya tambahan teknis saja."
Analisis Kami
"Serangan ini menunjukkan betapa rentannya sektor kesehatan terhadap ancaman siber terorganisir yang didukung negara, yang dapat berakibat fatal bagi keselamatan pasien jika tidak segera teratasi. Penanganan dan komunikasi transparan Stryker perlu ditingkatkan untuk mengembalikan kepercayaan publik dan memastikan kontinuitas layanan medis penting."
Prediksi Kami
Serangan ini kemungkinan akan mendorong Stryker dan perusahaan alat medis lainnya meningkatkan investasi keamanan siber dan memperketat proteksi jaringan mereka, serta mungkin akan ada dampak finansial yang signifikan serta potensi tindakan hukum terhadap kelompok peretas.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi pada Stryker pada hari Rabu?A
Stryker mengalami gangguan jaringan global akibat serangan siber.Q
Siapa yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan siber ini?A
Grup peretas yang mengklaim bertanggung jawab adalah Handala, yang dikaitkan dengan Iran.Q
Apa yang dihapus oleh grup peretas dalam serangan ini?A
Grup peretas mengklaim telah menghapus lebih dari 200.000 sistem, server, dan perangkat mobile.Q
Bagaimana dampak serangan ini terhadap operasi Stryker?A
Serangan ini menyebabkan seluruh operasi Stryker di Eropa, Asia, dan AS terpengaruh dan mengakibatkan komunikasi terhenti.Q
Apakah produk Stryker aman digunakan setelah serangan?A
Ya, Stryker menyatakan bahwa produk seperti Mako, Vocera, dan LIFEPAK35 tetap aman untuk digunakan.



