TLDR
Penelitian ini menunjukkan pentingnya memahami gangguan yang mempengaruhi qubit dalam komputasi kuantum. Qubit dapat digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi sinyal lemah, termasuk potensi dari materi gelap. Eksperimen di NEXUS membuka jalan untuk desain kuantum yang lebih baik dengan kontrol yang lebih besar terhadap respons lingkungan. Tim ilmuwan multi-institusi menggunakan fasilitas NEXUS untuk mengukur ledakan muatan pada chip kuantum dengan beberapa qubit superkonduktor. Studi ini merupakan pertama kalinya pengukuran gangguan muatan dilakukan secara bersamaan pada banyak qubit. Tujuannya adalah untuk memahami dampak gangguan lingkungan terhadap kesalahan komputasi kuantum.Penelitian sebelumnya di Wisconsin menemukan bahwa sinar kosmik dan gamma menyebabkan ledakan muatan pada chip qubit. Dalam eksperimen ini, penggunaan pelindung timbal membantu mengurangi gangguan ini, tetapi pengurangan gangguan lebih kecil dari yang diharapkan, menandakan ada sumber gangguan lain yang belum teridentifikasi. Para peneliti menduga bahan-bahan dekat qubit bisa menghasilkan radioaktivitas tambahan.Pemahaman ini penting untuk mengembangkan komputer kuantum yang tahan terhadap gangguan dan juga membuka kemungkinan menggunakan qubit sebagai sensor deteksi sinyal lemah seperti materi gelap. Studi lanjutan dengan sensor SQUAT akan dilakukan untuk membandingkan metode deteksi dan merancang perangkat kuantum yang dioptimalkan untuk aplikasi komputasi dan sensor di masa depan.